Taiwan Alokasikan Rp42,5 Triliun Bangun Kapal Selam

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 03 September 2015 | 14:14 WIB
Taiwan Alokasikan Rp42,5 Triliun Bangun Kapal Selam
Ilustrasi kapal selam. (Shutterstock)

Suara.com - Taiwan menggelontorkan dana sampai 3 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp42,5 triliun untuk proyek kapal selam. Itu baru dana awal.

Dana itu dikeluarkan untuk membiayai proyek itu selama 4 tahun. Nantinya proyek akan dimulai tahun depan dengan membangun sebuah pulau khusus untuk membangun kapal selam diesel-listrik.

Proyek ini sudah lama dibahas, tepatnya sejak tahun 2000-an. Saat ini Taiwan baru bisa menggelontorkan dana itu setelah Cina menunjukkan kekuatannya di perairan Asia dengan menunjukan kapal selam.

Saat ini Taiwan memiliki empat kapal selam yang sudah tua. Dua di antaranya bekas perang dunia kedua. Meski militer Taiwan terus mengatakan jika kapal selam itu modern.

Sementara Cina memiliki sekitar 70 kapal selam dan puluhan kapal induk yang tengah diperbarui.

Proyek ini didukung oleh Amerika Serikat. Nantinya kapal selam buatan Taiwan akan mengadopsi teknologi asal AS. Sebab Taiwan tidak memiliki kemampuan untuk mendesain kapal.

Namun China menentang setiap bentuk transfer teknologi militer atau penjualan senjata dari AS ke Taiwan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Proyek Kapal Selam Rp200 M yang Membuat Indonesia 'Mengerikan'

Proyek Kapal Selam Rp200 M yang Membuat Indonesia 'Mengerikan'

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 06:12 WIB

Polisi Amankan 28 WNA

Polisi Amankan 28 WNA

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 22:17 WIB

Pemuda Inggris Ogah Tugas di Kapal Selam karena Tak Main Facebook

Pemuda Inggris Ogah Tugas di Kapal Selam karena Tak Main Facebook

News | Senin, 24 Agustus 2015 | 01:47 WIB

Terjangan Topan Soudelor Ganggu Jadwal Penerbangan

Terjangan Topan Soudelor Ganggu Jadwal Penerbangan

News | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 20:00 WIB

Greysia/Nitya Juara di Taiwan, Kevin/Gideon 'Runner-Up'

Greysia/Nitya Juara di Taiwan, Kevin/Gideon 'Runner-Up'

News | Minggu, 19 Juli 2015 | 17:30 WIB

472 Orang Terluka Akibat Ledakan di Taman Rekreasi Taiwan

472 Orang Terluka Akibat Ledakan di Taman Rekreasi Taiwan

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 06:28 WIB

Menperin Dorong Taiwan Bangun Industri Galangan Kapal Indonesia

Menperin Dorong Taiwan Bangun Industri Galangan Kapal Indonesia

Bisnis | Senin, 08 Juni 2015 | 15:00 WIB

Polisi Benarkan Empat WNA di Pondok Indah Positif Narkoba

Polisi Benarkan Empat WNA di Pondok Indah Positif Narkoba

News | Senin, 25 Mei 2015 | 21:29 WIB

Polisi Amankan 31 WNA di Kemang

Polisi Amankan 31 WNA di Kemang

Foto | Senin, 25 Mei 2015 | 14:52 WIB

Pemerintah Masih Cari 21 WNI di Kapal Taiwan yang Hilang

Pemerintah Masih Cari 21 WNI di Kapal Taiwan yang Hilang

News | Selasa, 10 Maret 2015 | 14:42 WIB

Terkini

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB