Surya Paloh Ancam Kadernya yang Membangkang

Ardi Mandiri

Jum'at, 11 September 2015 | 04:13 WIB
Surya Paloh Ancam Kadernya yang Membangkang
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh di hadapan ratusan kadernya di salah hotel di Makassar mengeluarkan ancamannya terhadap kader yang tidak patuh alias membangkang perintah partai dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun ini.

"Kita butuh kader yang mau berkoban dan berpikir untuk kepentingan jangka panjang partai. Jika ada reaksi ketidaksenangan atau pun ketidakpuasan atas putusan yang sudah diambil, tinggalkan mereka," tegas Surya Paloh saat membuka Rapat Kerja Wilayah di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan, Partai Nasdem akan menindak tegas bagi kader yang dianggap membangkang atas putusan partai. Tidak tanggung-tanggung, tindakan tegas akan diberikan bagi kader Nasdem yang membangkang.

Rakerwil Partai Nasdem dengan tema "Konsolidasi organisasi dalam rangka meneguhkan konsistensi pikiran, sikap dan tindakan menuju restorasi Indonesia" itu mengisyaratkan bahwa Partai Nasdem merupakan salah satu partai yang menjunjung asas kejujuran.

Mengenai adanya riak, ketidaksenangan, perlawanan, dan caci maki atas putusan partai yang sudah diambil itu menjadi tantangan bagi Ketua DPW Nasdem Sulsel Luthfi Andi Mutty untuk menujukkan wibawanya sebagai pemimpin.

"Ketua DPW Nasdem Sulsel harus menunjukkan wibawanya terhadap kader yang mencoba menentang keputusan partai," jelasnya.

Surya Paloh menegaskan Nasdem tidak akan pernah berkompromi bagi kader yang dianggap membangkang. Bahkan, kata dia, jika ada kader yang tidak sepakat dengannya, dirinya akan menjalankan sendiri partai yang didirikannya.

"Kita punya sebuah 'grand strategy' yang akan kita lakukan. Ini bukan tentang prinsip hanya untuk kepentingan saya, Ketua DPW, hingga calon bupati. Kalau saudara-saudara tidak sepakat dengan saya, saya akan bekerja sendiri," sebutnya.

Mantan politisi Partai Golkar ini pun berharap besar akan ada pemimpin hebat yang lahir dari Sulsel. Dia mengakui jika Sulsel adalah salah satu provinsi yang mempunyai potensi kepemimpinan yang sudah ditunjukkan oleh para pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Ketua DPW Nasdem Sulsel Luthfi Andi Mutty mengatakan, dari 24 kabupaten di Sulsel, 11 daerah akan mengikuti pilkada dan partai Nasdem telah menunjuk 11 pasangan untuk diusung dalam Pilkada 9 Desember nanti.

"Nasdem telah membentuk tim pemenangan yang di ketuai oleh Tobo Khaeruddin," jelasnya.

DPW Nasdem Sulsel telah mengunjungi 10 dari 11 daerah yang sebelumnya telah melaksanakan deklarasi. Nasdem mengalihkan usungan di tiga derah yakni Kabupaten Gowa dialihkan ke Andi Tenri Yasin Limpo, Maros dialihkan ke Hatta Rahman dan Pangkep pun juga dialihkan.

"DPW terpaksa mendisiplinkan para kader, ada dua orang kader yang terpaksa diberhentikan. Kehadiran Nasdem mengusung calon di Pilkada akan menciptakan pemimpin yang mengutamakan rakyat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surya Paloh Persilakan Kadernya Cari Partai Lain

Surya Paloh Persilakan Kadernya Cari Partai Lain

News | Kamis, 10 September 2015 | 06:09 WIB

Nasdem Usul Jokowi Kembali Reshuffle Kabinet

Nasdem Usul Jokowi Kembali Reshuffle Kabinet

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 12:49 WIB

Surya Paloh: Mengejar Rating, Kerjaan Rata-rata Media

Surya Paloh: Mengejar Rating, Kerjaan Rata-rata Media

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 16:57 WIB

Surya Paloh Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR

Surya Paloh Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 10:50 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×