Olok-olok Bocah Pengungsi yang Tewas, Charlie Hebdo Dihujat Lagi

Ruben Setiawan

Rabu, 16 September 2015 | 11:58 WIB
Olok-olok Bocah Pengungsi yang Tewas, Charlie Hebdo Dihujat Lagi
Tentara Turki mengangkat jenazah bocah imigran yang tewas tenggelam. (Reuters/Nilufer Demir)

Suara.com - Seakan tak ada kapoknya, majalah satir asal Prancis, Charlie Hebdo, kembali memicu kontroversi. Kali ini, lewat kartunnya, Charlie Hebdo menertawai respon negara-negara Eropa terhadap gelombang pengungsi dari negara konflik seperti Suriah dan Irak.

Seperti diketahui, Charlie Hebdo ini adalah majalah satir yang pernah menjadi sasaran serangan bersenjata pada bulan Januari silam lantaran mempublikasikan kartun yang dinilai menghina sosok Nabi Muhammad.

Kini, terbitan terbaru majalah itu menjadi sorotan. Kritik pedas pun bermunculan di media sosial.

Salah satu kartun di majalah itu memelesetkan sebuah foto yang menampilkan jenazah Aylan Kurdi, bocah pengungsi asal Suriah yang terdampar di pantai Turki. Konon, karena foto menyedihkan itulah mata dunia mulai tertuju pada penderitaan para pengungsi yang mencari penghidupan baru di Eropa.

Pada kartun Charlie Hebdo, si bocah digambarkan berbaring di pasir di samping sebuah spanduk iklan yang menawarkan menu makanan dua porsi dengan harga satu porsi saja. Di bagian bawah gambar tertulis caption,"Nyaris saja berhasil...".

Di kartun lainnya, tampak figur mirip Yesus yang sedang berjalan di atas air, sementara ada sosok lain yang tenggelam di air dengan posisi kaki di atas. Di situ, si kartunis menyertakan tulisan yang bernada SARA.

Kecaman pun datang dari berbagai penjuru dunia. "Kematian Aylan Kurdi diolok-olok oleh Charlie Hebdo," tulis Toronto Sun di headlinenya. "Charlie Hebdo dikritik atas kartun soal kematian bocah Suriah," bunyi berita yang dimuat di Times of India.

Banyak media yang mengatakan, Charlie Hebdo bisa saja berurusan dengan hukum atas kartun mereka. Namun, menurut Maajid Nawaz, pakar dari lembaga kontra-terorisme yang berbasis di Inggris, Quilliam, kartun tersebut justru merupakan bentuk kritik terhadap para penguasa Eropa yang gagal memberikan solusi bagi para pengungsi.

Saat dihubungi Reuters, seorang juru bicara Charlie Hebdo mengatakan, hingga saat ini mereka belum menerima komplain atas kartun kontroversial di terbitan terbaru mereka. (Reuters)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Tersangka Pembunuh Angeline Dikeroyok Sesama Tahanan

Buat 'Bom Waktu' Rakitan, Remaja Diundang Obama ke Gedung Putih

Bali Geger, Desa Tempat Pernikahan Sejenis Dicari Aparat

Para Pemburu UFO Temukan Piring Terbang Berusia Jutaan Tahun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MPSI Dorong Pembentukan Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

MPSI Dorong Pembentukan Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:14 WIB

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:10 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:54 WIB

Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut

Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:07 WIB

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Lebih dari Sepekan Pascagempa Flores, Anak-Anak Hadapi Ancaman Berlapis

Lebih dari Sepekan Pascagempa Flores, Anak-Anak Hadapi Ancaman Berlapis

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:06 WIB

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Terkini

7 Manfaat Koran Bekas untuk Kebersihan Rumah yang Jarang Diketahui

7 Manfaat Koran Bekas untuk Kebersihan Rumah yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:31 WIB

UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting

UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Ulasan The Good Son: Rahasia Kelam di Balik Sosok Anak yang Sempurna

Ulasan The Good Son: Rahasia Kelam di Balik Sosok Anak yang Sempurna

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi

Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dua Tahun dalam Teror: Anak Perempuan di Pati Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Kakak Tiri

Dua Tahun dalam Teror: Anak Perempuan di Pati Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Kakak Tiri

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×