Cina Tahan Perempuan AS Karena Dituduh Jadi Mata-mata

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 September 2015 | 15:50 WIB
Cina Tahan Perempuan AS Karena Dituduh Jadi Mata-mata
Iustrasi mata-mata. (shutterstock)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan tengah menahan seorang perempuan yang dituduh sebagai mata-mata dari Amerika Serikat. Perempuan itu disebut membahayakan keamanan nasional.

Nama perempuan tiu adalah Sandy Phan-Gillis. Dia dicurigai ingin mencuri rahasia negara Cina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei mengatakan Phan-Gillis sedang diselidiki. Penyelidikan ini sudah berlangsung 6 bulan.

Lei mengatakan kondisi Sandy dalam keadaan baik dan sehat. Sandy pun diklaim bisa bekerjasama dengan penyelidik.

Hanya saja suami Sandy menegaskan istrinya bukan mata-mata. Sandy adalah pengusaha.

"Sandy bukan mata-mata atau pencuri. Dia adalah seorang pengusaha yang bekerja keras dan menghabiskan sejumlah besar waktu di kegiatan non-profit yang menguntungkan hubungan Houston-China," kata suami Sandy, Jeff Gillis.

Phan-Gillis, yang memiliki keturunan Cina dan menjabat sebagai ketua Asosiasi Kota Houston Shenzhen Suster mengunjungi China sebagai delegasi perdagangan dari Texas.

Dia ditahan ketika mencoba menyeberang dari kota selatan Zhuhai ke Macau pada 19 Maret lalu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Papua: Dua Jurnalis Prancis Dicurigai Mata-mata

Kapolda Papua: Dua Jurnalis Prancis Dicurigai Mata-mata

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 17:31 WIB

Edward Snowden Minta Suaka ke Brasil

Edward Snowden Minta Suaka ke Brasil

News | Senin, 02 Juni 2014 | 14:44 WIB

Bocorkan Rahasia Militer, Orang Ini Divonis 10 Tahun Penjara

Bocorkan Rahasia Militer, Orang Ini Divonis 10 Tahun Penjara

News | Senin, 05 Mei 2014 | 12:56 WIB

NSA Mata-matai Perusahaan Telekomunikasi Cina

NSA Mata-matai Perusahaan Telekomunikasi Cina

Tekno | Minggu, 23 Maret 2014 | 09:34 WIB

Terkini

Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu

Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:53 WIB

Jangan Berani Hambat! Polisi Bidik Pidana Bagi Penghalang Penggeledahan di  Cafe de'CLAN Signature

Jangan Berani Hambat! Polisi Bidik Pidana Bagi Penghalang Penggeledahan di Cafe de'CLAN Signature

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:39 WIB

Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar

Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:34 WIB

Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR

Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:25 WIB

Brankas Jumbo Ditemukan di Balik Lemari Cafe Cipete, Diduga Simpan Bukti Korupsi PLTU

Brankas Jumbo Ditemukan di Balik Lemari Cafe Cipete, Diduga Simpan Bukti Korupsi PLTU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:15 WIB

Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA

Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:13 WIB

Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan

Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:02 WIB

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:58 WIB

Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo

Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:57 WIB

Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India

Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:54 WIB

×