Kim Jong-un dan Fidel Castro Terima Penghargaan Bintang Soekarno

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 28 September 2015 | 00:59 WIB
Kim Jong-un dan Fidel Castro Terima Penghargaan Bintang Soekarno
Kim Jong Un Kunjungi Ladang Pertanian

Suara.com - Sebanyak empat tokoh dunia mendapatkan penghargaan Bintang Soekarno atau "The Star of Soekarno" karena jasa-jasanya untuk keadilan, kemerdekaan, kemanusiaan dan demokrasi dari Yayasan Pendidikan Soekarno.

Ada pun keempat tokoh tersebut adalah Perdana Menteri Malaysia periode 1981-2003 Tun Mahatir bin Mohamad, Presiden Korea Utara Kim Jong Un, Presiden Venezuela periode 1999-2013 Hugo Rafael Chavez Frias dan Presiden Kuba periode 1976-2008 Fidel Alejandro Castro Ruz.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno Rachmawati Soekarnoputri pada Minggu malam, di Hotel Borobudur, Jakarta. Selain Mahatir Mohamad, penerima lain diwakili oleh Duta Besar negara masing-masing.

"Para tokoh ini memiliki pemikiran dan tindakan yang mirip dengan Bung Karno. Soekarno selalu berjuang untuk meningkatkan kerja sama bangsa-bangsa di dunia berdasarkan kemanusiaan, keadilan, kemerdekaan dan demokrasi," ujar Rachmawati dalam acara tersebut.

Menurut anak ketiga Bung Karno dari Fatmawati tersebut melanjutkan, saat ini pemikiran Sukarno, yang antiimperialisme dan kolonialisme, masih sangat relevan baik untuk Indonesia maupun dunia.

Peperangan di masa kini, kata dia, bukan lagi berbentuk kontak fisik secara langsung antara dua negara yang saling bermusuhan namun berubah menjadi "proxy war" atau perang proksi.

Perang proksi adalah pertempuran yang memanfaatkan pihak ketiga, tidak secara langsung oleh negara yang berkepentingan. Perang ini kemudian akan menghasilkan pertempuran nonmiliter atau perang asimetris yang melibatkan sumber daya alam, makanan dan ekonomi.

"Oleh sebab itu perlu adanya sinergi antara pemimpin-pemimpin yang memiliki pemikiran Bung Karno, yang di masa hidupnya terus berjuang melawan penjajahan dan peperangan gaya baru tersebut," tutur Rachmawati.

Ada pun penghargaan Bintang Soekarno dari Yayasan Pendidikan Soekarno sudah diberikan sejak tahun 2001. Termasuk keempat tokoh dunia yang disebutkan sebelumnya, total sudah ada 18 pemimpin dunia yang mendapatkannya.

Di antara nama-nama tersebut ada dua orang dari Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara dan Presiden Indonesia periode 1998-1999 Bacharuddin Jusuf Habibie.

Acara pemberian penghargaan tersebut dihadiri oleh beberapa duta besar dan perwakilan negara sahabat serta beberapa tokoh nasional seperti Jimly Asshiddiqie dan Akbar Tanjung. (Antara)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Mantan Aktor Cilik Amerika Ini Akui Terjangkit HIV

Hadiri Sidang Cerai, Stuart Collin Cium Tangan Mertua

Pengakuan Mengejutkan Pencabut Nyawa Petugas Parkir Senayan City

NASA Akan Umumkan Hal Besar Tentang Mars, Mahluk Asing?

Kisah Menyentuh Jaxon, Bayi yang Lahir dengan Kepala Separuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:25 WIB

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:24 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini

Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:05 WIB

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:59 WIB

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:52 WIB