Pemerintah Jangan Biarkan Kasus Bocah Dalam Kardus Terulang

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Sabtu, 10 Oktober 2015 | 07:01 WIB
Pemerintah Jangan Biarkan Kasus Bocah Dalam Kardus Terulang
Pemerhati Anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi turut prihatin dengan kasus pembunuhan Putri Nur Fauziah (9). Agar kasus kekerasan terhadap anak tak terulang, Seto atau yang akrab Kak Seto mendesak pemerintah mencanangkan gerakan nasional stop kekejaman terhadap anak.

Selain mencanangkan gerakan nasional stop kekejaman terhadap anak, Kak Seto juga mendorong pemerintah menggerakkan satuan tugas perlindungan anak sampai ke tingkat kelurahan.

"Presiden mencanangkan, lalu menteri, gubernur, bupati, dan wali kota agar membentuk satgas perlindungan anak di setiap RT/RW," kata Kak Seto di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2015).

Kak Seto agar gerakan tersebut efektif, peran anggota masyarakat juga sangat penting.

"Karena ini memang harus melibatkan masyarakat. Kalau hanya mengandalkan polisi, KPAI, Komnas anak tidak akan terselesaikan masalah ini," kata Kak Seto.

Kak Seto mengingatkan kekerasan terhadap anak terjadi di berbagai tempat.

"Saya dapat laporan di Aceh banyak terjadi kasus serupa, Papua juga begitu. Jadi kasus di Kalideres ini juga sering terjadi di daerah-daerah, tapi tidak pernah terungkap," kata Kak Seto.

Kak Seto meminta pemerintah jangan membiarkan kasus demi kasus bermunculan.

"Anak-anak yang dibunuh, diperkosa, disiksa ini banyak sekali. Jadi mohon ini juga menjadi gerakan nasional," kata Kak Seto. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Temukan Empat Alat Bukti di Rumah Saksi Bocah Dalam Kardus

Polisi Temukan Empat Alat Bukti di Rumah Saksi Bocah Dalam Kardus

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 19:43 WIB

Nasib Saksi Bocah Dalam Kardus, Kapolda Minta Korban Lapor Resmi

Nasib Saksi Bocah Dalam Kardus, Kapolda Minta Korban Lapor Resmi

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:22 WIB

Polisi Ungkap Kondisi Mengerikan yang Dialami Bocah Dalam Kardus

Polisi Ungkap Kondisi Mengerikan yang Dialami Bocah Dalam Kardus

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 16:24 WIB

Polisi Olah TKP di Rumah Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

Polisi Olah TKP di Rumah Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:42 WIB

Calon Tersangka Pembunuh Putri Mulai Mengarah ke Satu Orang

Calon Tersangka Pembunuh Putri Mulai Mengarah ke Satu Orang

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:32 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB