Penculik Mahasiswi UI Terbagi Jadi Dua Kelompok

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 27 Oktober 2015 | 18:00 WIB
Penculik Mahasiswi UI Terbagi Jadi Dua Kelompok
Ilustrasi penjara (Shutterstock).

Suara.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan AKBP Audi Latuheru mengungkapkan penculik mahasiswi Universitas Indonesia Safira Permatasari (20) terbagi menjadi dua kelompok.

"Kelompok mengancam orangtuanya dan yang menyekap korbannya mahasiswi itu," kata Audi di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2015).

Saat itu, Safira disekap di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Sedangkan satu kelompok lagi meminta uang tebusan kepada keluarga Safira.

"Perintahnya cuma dua, bunuh atau lepas. Bunuh kalau uang tidak cair lepas kalau uangnya sudah ditangan penculik," katanya.

Audi memperkirakan anggota kelompok penculik Safira berjumlah lima hingga tujuh orang.

"Ada beberapa orang yang kita sebut sebagai eksekutor yaitu yang membawa lari korban. Jadi mulai dari culik di Lenteng Agung, sampai bawa lari ke Puncak, itu mereka satu kelompok," katanya.

Kasus penculikan terjadi pada Senin (19/10/2015). Saat itu, Safira diculik di tengah jalan saat dalam perjalanan menuju ke kampus UI. Kepada keluarga Safira, penculik minta tebusan uang satu juta dolar AS dan kalau tidak mau membayar, Safira akan dibunuh. Berkat kesigapan petugas, Selasa (20/10/2015), anggota komplotan yang berperan mengurus uang berhasil dibekuk dan dari dia kelompok yang berperan menyekap mau membebaskan Safira.

Audi kemudian menjelaskan teknik penyelamatan Safira.

"Dengan teknik tertentu kita bisa sampaikan pesan kepada mereka di Puncak bahwa uang sudah aman ditangan kelompok mereka. Kemudian korbannya dilepas," katanya.

Meski korban selamat, polisi masih mengembangkan kasus.

"Jadi nanti itu kalau kita sudah tangkap semua ini akan terungkap secara keseluruhan. Yang penting korban sudah bisa kita selamatkan," kata dia.

Kelima tersangka ditangkap di lokasi berbeda. Hadi ditangkap di rumah korban di Pancoran, Jakarta Selatan. Ijul ditangkap di Cideng, sementara Ali, Norman, dan Rully ditangkap di Hotel 1001, kawasan Kota, Jakarta Pusat

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 328 tentang Penculikan dengan hukuman 12 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Lepas dari Penculik, Mahasiswi UI Jalani Visum

Setelah Lepas dari Penculik, Mahasiswi UI Jalani Visum

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 18:09 WIB

Polisi Buru Anggota Penculik Mahasiswi UI yang Masih Berkeliaran

Polisi Buru Anggota Penculik Mahasiswi UI yang Masih Berkeliaran

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 17:45 WIB

Sebelum Mahasiswi UI Diculik, Adiknya Nyaris Diculik Juga

Sebelum Mahasiswi UI Diculik, Adiknya Nyaris Diculik Juga

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 14:37 WIB

Anggota Penculik Mahasiswi UI Ternyata Masih Kerabat

Anggota Penculik Mahasiswi UI Ternyata Masih Kerabat

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 14:21 WIB

Kapolda Metro: Penculikan Mahasiswi UI Sudah Terencana

Kapolda Metro: Penculikan Mahasiswi UI Sudah Terencana

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 21:09 WIB

Terkini

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:48 WIB

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB