Polisi Lepas Dua Anggota LBH yang Ditangkap Demo Buruh di Istana

Ardi Mandiri | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Sabtu, 31 Oktober 2015 | 17:24 WIB
Polisi Lepas Dua Anggota LBH yang Ditangkap Demo Buruh di Istana
Demo buruh di Istana (Kurniawan Mas'ud)
Dalam demonstrasi puluhan ribu buruh yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/10/2015) kemarin polisi telah menangkap puluhan orang karena para demonstran dianggap melanggar aturan batas waktu unjuk rasa. 
 
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krisna Murti mengatakan dua anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) juga ditangkap lantaran berada di lokasi saat aparat kepolisian membubarkan paksa para buruh. 
 
"Ada dua, kenapa ada orang LBH yang ditangkap, karena kita nggak bisa bedain," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (31/10/2015). 
 
Krishna pun mengaku heran mengapa kedua anggota LBH itu bisa berada di lokasi unjuk rasa. Menurutnya jika keduanya ditunjuk untuk memberikan bantuan hukum tidak harus terjun untuk melakukan unjuk rasa. 
 
"Terus kalau ikut demo ada disitu kebetulan anggota lagi membubarkan ikut ketangkep," katanya.
 
Meski demikian, pihak kepolisan sudah melepaskan keduanya bersama puluhan orang yang sebelumnya ditangkap. 
 
"Tapi tetap sudah dipulangkan semua," kata Krishna. 
 
Krishna menambahkan, meski puluhan orang tersebut sudah dilepaskan, proses hukum dalam pelanggaran tersebut akan tetap berjalan. Pihaknya pun bakal memanggil petinggi dari perwakilan buruh terkait aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. 
 
"Tapi proses perkara jalan terus, kami akan memanggil pihak-pihak yang mengkoordinir kegiatan tersebut. Koordinatornya, korlapnya, tokoh-tokohnya harus bertanggung jawab mengapa mereka melanggar batas waktu yang sudah ditentukan," katanya. 
 
 
Sebelumnya,  puluhan ribu melakukan demonstrasi di depan Istana Negara, Jumat (30/10/2015) kemarin. Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Lepas 25 Buruh yang Ditangkap saat Demo di Istana

Polisi Lepas 25 Buruh yang Ditangkap saat Demo di Istana

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 16:08 WIB

Rieke Dukung Demo Buruh

Rieke Dukung Demo Buruh

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 14:08 WIB

Hari Ini Ada Demo Buruh di HI, Pengguna Jalan Cari Alternatif

Hari Ini Ada Demo Buruh di HI, Pengguna Jalan Cari Alternatif

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 06:14 WIB

17 Ribu Personel Gabungan Amankan Demo Penolakan Upah Besok

17 Ribu Personel Gabungan Amankan Demo Penolakan Upah Besok

News | Kamis, 29 Oktober 2015 | 19:21 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB