Pengadilan Anggota Kostrad Penembak Mati akan Terbuka untuk Umum

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 04 November 2015 | 18:31 WIB
Pengadilan Anggota Kostrad Penembak Mati akan Terbuka untuk Umum
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Buntut penembakan yang dilakukan anggota Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Sersan Dua Yoyok yang mengakibatkan pengendara sepeda motor bernama Marsin Sarmani alias Japra (40) meninggal dunia di Jalan Mayor Oking, depan SPBU Ciriung, Cibinong, Jawa Barat, atasan Yoyok pun ikut diperiksa.

"Tentu itu akan ada kaitan dengan hal itu. Ada pemeriksaan konteks yang terkait dengan komandan satuan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2015).

Senjata api yang dipakai Yoyok untuk menembak kepala Japra saat ini telah ditarik TNI AD.

TNI Angkatan Darat meminta maaf atas peristiwa tersebut.

"Kami menyampaikan belasungkawa atas nama pimpinan AD atas terjadinya peristiwa ini. Kami mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kami atas nama pimpinan AD mengucapkan permohonan maaf atas terjadinya peristiwa ini," kata Fadhilah.

Yoyok, kata Fadhilah, saat ini masih diperiksa di Subdenpom Cibinong, Kabupaten Bogor.

Fadhilah menambahkan pengadilan terhadap Yoyok nanti akan dilakukan secara teruka untuk umum.

"Saat ini proses pemeriksaan dan penyidikan sedang berlangsung. Sesuai perintah Panglima TNI, penyidikan akan terbuka agar didapatkan hasil terbuka bagi umum, tidak ditutup-tutupi. Tapi kita menunggu hasil penyidikan dan pemeriksaan," katanya.

Awal mula kasus penembakan yang terjadi pada Selasa (3/11/2015) sekitar jam 16.30 WIB tersebut adalah sepeda motor Honda Supra nomor polisi B 6108 PGX yang dikendarai korban terlibat serempetan dengan mobil Honda CRV warna Silver F 1239 DZ yang dikemudikan Serda Yoyok di Jalan Ciriung.

Kemudian pelaku tidak terima mengejar korban. Sampai di depan SPBU Ciriung, Jalan Mayor Oking, Serda Yoyok mengeluarkan senjata api dan menembak korban di bagian kepala. Korban pun tersungkur dan meninggal di tempat.

Korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati dan pelaku yang sempat kabur, diserahkan ke Subdenpom Cibinong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tembak Warga Sipil, Anggota DPR: Oknum TNI Biadab!

Tembak Warga Sipil, Anggota DPR: Oknum TNI Biadab!

News | Rabu, 04 November 2015 | 14:31 WIB

Panglima TNI: Senjata Cuma untuk Lumpuhkan Musuh

Panglima TNI: Senjata Cuma untuk Lumpuhkan Musuh

News | Rabu, 04 November 2015 | 14:24 WIB

Panglima TNI: Anggota Kostrad Penembak Mati Pemotor Pasti Dipecat

Panglima TNI: Anggota Kostrad Penembak Mati Pemotor Pasti Dipecat

News | Rabu, 04 November 2015 | 13:26 WIB

Anggota Kostrad Tembak Mati Pemotor, Panglima TNI Minta Maaf

Anggota Kostrad Tembak Mati Pemotor, Panglima TNI Minta Maaf

News | Rabu, 04 November 2015 | 13:17 WIB

TNI AD Minta Waktu Periksa Anggota Kostrad Penembak Mati Pemotor

TNI AD Minta Waktu Periksa Anggota Kostrad Penembak Mati Pemotor

News | Rabu, 04 November 2015 | 12:23 WIB

Terkini

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

×