Lorenzo Minta Maaf Telah Menghina Rossi di GP Sepang

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 06 November 2015 | 07:09 WIB
Lorenzo Minta Maaf Telah Menghina Rossi di GP Sepang
Pembalap MotoGP Dari tim Yamaha, Jorge Lorenzo (Reuters/Hejno Kalis).

Suara.com - Pembalap MotoGP dari tim Yamaha, Jorge Lorenzo, dalam sebuah jumpa pers jelang balapan terakhir yang menentukan di Valencia, Spanyol, meminta maaf kepada para penggemar MotoGP dunia atas ulahnya di Sepang, yang menyudutkan rekan setimnya, Valentino Rossi.

Lorenzo dan Rossi akan bertarung untuk merebut gelar juara dunia di Valencia, Minggu (8/11/2015). Lorenzo tertinggal tujuh poin di belakang Rossi di klasemen sementara, tetapi ia unggul jauh karena Rossi dihukum start paling belakang di Valencia karena dianggap bersalah dalam insiden senggolan dengan pembalap Honda, Marc Marquez di GP Sepang, Malaysia, dua pekan lalu.

Di Sepang, saat Rossi menerima piala sebagai juara ketiga di podium, Lorenzo yang finish kedua sempat menunjukkan jempol ke arah bawah - sebuah bentuk penghinaan terhadap juara dunia sembilan kali asal Italia itu. Seusai balapan Lorenzo juga sempat mengecam Rossi, yang dituding telah menendang Marquez, rekan senegara Lorenzo.

"Saya ingin mengatakan bahwa gesture yang saya buat di podium, saya menyesalinya dan saya ingin minta maaf untuk itu dan terutama untuk semua orang yang menyaksikannya di televisi," kata Lorenzo dalam jumpa pers, Kamis (5/11/2015).

"Itu bukan simbol olahraga, terutama bagi anak muda yang menyaksikan MotoGP di seluruh dunia. Jadi, saya minta maaf untuk itu. Itu saja yang ingin saya katakan. Saya ingin berkonsentrasi untuk balapan akhir pekan ini," tutup dia. (Crash.net)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Valentino Rossi: Saya Menyesal

Isyana Sarasvati: Aku Suka Cowok Cantik

Belum Lulus, Anak SMA Ciptakan Rumus Kunci Misteri Alam Semesta

Studi: Lelaki Harus Tidur Bugil Kalau Mau Spermanya Berkualitas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lorenzo Dilarang Ikut-ikutan Sidang Arbitrase Rossi

Lorenzo Dilarang Ikut-ikutan Sidang Arbitrase Rossi

News | Rabu, 04 November 2015 | 12:51 WIB

Ditendang Rossi, Ini Curhatan Marquez

Ditendang Rossi, Ini Curhatan Marquez

News | Rabu, 04 November 2015 | 09:29 WIB

Terkini

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB