Dituding Ada Lobi Asing, Menlu: Kunjungan Jokowi ke AS Resmi

Laban Laisila

Sabtu, 07 November 2015 | 18:18 WIB
Dituding Ada Lobi Asing, Menlu: Kunjungan Jokowi ke AS Resmi
Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi di Kantor Kemenlu Jakarta, Selasa (17/2). (Antara)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan semua persiapan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat melalui jalur formal dan resmi.

"Saya hanya ingin menegaskan sekali lagi, semua persiapan kunjungan Presiden Jokowi ke AS dilakukan secara formal official (formal dan resmi)  dan Kemlu mengkoordinasi kunjungan tersebut bersama kementerian-lembaga terkait," ujar Menlu Retno dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu sore (7/11/2015).

Pernyataan tersebut disampaikan Menlu RI untuk membantah berita yang beredar bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke AS melalui jasa pelobi asing.

Menlu menjelaskan lebih lanjut bahwa pembicaraan awal mengenai kunjungan Presiden RI ke AS tersebut terjadi pada saat pertemuan tingkat tinggi APEC di Beijing, RRT, akhir 2014 lalu.

Pada 10 November 2014, di sela-sela pertemuan APEC, Presiden Jokowi dan Presiden Obama melakukan pertemuan bilateral dan secara lisan, kepala negara Paman Sam itu mengundang Presiden RI untuk berkunjung ke negaranya.

Menindaklanjuti pertemuan pada APEC tersebut, pada Maret 2015, Asisten Presiden Obama Dr Evan Mediros melakukan kunjungan khsusus ke Indonesia untuk menyampaikan undangan resmi Presiden Obama kepada Presiden Jokowi.

Selanjutnya, Presiden Jokowi membalas surat tersebut dan menyatakan bahwa pemerintah Indonesia menyambut baik undangan tersebut dan akan segera mengatur para menteri dan pejabat terkait untuk memastikan kesuksesan kunjungan.

Dari situ, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa dirinya gembira karena para pejabat Indonesia dan AS telah sepakat untuk menentukan tanggal kunjungan pada 26 Oktober 2015.

"Saya sendiri memimpin rapat persiapan kunjungan selama tiga kali pada level menteri pada 17 September, 7 Oktober dan 17 Oktober. Jadi ada tiga kali persiapan pada tingkat menteri," ujar Menlu Retno, menjelaskan.

Menlu juga menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke AS mengahsilkan beberapa hal konkret, antara lain penandatanganan nota kesepemahaman (MoU) kerja sama di bidang maritim, energi, pertahanan, dan bahan bakar penerbangan alternatif, serta sekitar 19 kesepakatan bisnis senilai lebih dari 20 miliar dolar AS.

"Data yang saya sampaikan dengan sendirinya akan menggulirkan berita yang tidak benar yang beredar sekarang ini," tukas Menlu Retno. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon: Jangan Sampai Jokowi Jadi Wayang

Fadli Zon: Jangan Sampai Jokowi Jadi Wayang

News | Sabtu, 07 November 2015 | 14:50 WIB

Presiden Jokowi : PMN Untuk Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

Presiden Jokowi : PMN Untuk Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 06 November 2015 | 17:42 WIB

KPR Subsidi BTN Manado Capai Rp135 Miliar per Oktober 2015

KPR Subsidi BTN Manado Capai Rp135 Miliar per Oktober 2015

Bisnis | Rabu, 04 November 2015 | 20:36 WIB

Terkini

Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas

Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:31 WIB

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Kualitas Udara Indonesia Hari Ini Masuk Kategori Berbahaya, Cek 10 Kota Paling Berpolusi

Kualitas Udara Indonesia Hari Ini Masuk Kategori Berbahaya, Cek 10 Kota Paling Berpolusi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Take Charge of My Heart: Saat Setruman Listrik Jadi Pengisi Daya Cinta

Take Charge of My Heart: Saat Setruman Listrik Jadi Pengisi Daya Cinta

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik

Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29 WIB

3 Sepatu Lari Lokal Murah di Bawah Rp200 Ribu, Lengkap Review Pembeli

3 Sepatu Lari Lokal Murah di Bawah Rp200 Ribu, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan

Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Harga HP Entry-Level RAM 8 GB dan Memori 256 GB Terbaru, Mana Paling Layak Beli?

Harga HP Entry-Level RAM 8 GB dan Memori 256 GB Terbaru, Mana Paling Layak Beli?

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:26 WIB

PNS dan Pegawai BUMD Bali WFH Sampai 17 Oktober Imbas BBM Langka

PNS dan Pegawai BUMD Bali WFH Sampai 17 Oktober Imbas BBM Langka

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:20 WIB

×