Kapolri: Kami Dapat 500 Anggota Tambahan Buat Tangkap Santoso

Siswanto, Erick Tanjung

Senin, 09 November 2015 | 14:32 WIB
Kapolri: Kami Dapat 500 Anggota Tambahan Buat Tangkap Santoso
Ilustrasi anggota polisi (suara.com/Tri Setyo)

Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti belum mengetahui identitas warga yang meninggal dunia di tengah baku tembak antara anak buah gembong teroris Santoso dan aparat keamanan di Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (5/11/2015) malam.

Kendati belum mengetahui siapa korbannya, Kapolri memastikan yang bersangkutan adalah anak buah Santoso alias Abu Wardah, gembong teroris Indonesia Timur.

"(Warga) tewas akibat kontak tembak dengan Brimob dan TNI di Poso. Namun sampai sekarang belum diketahui identitasnya, apakah orang dari sekitar Poso atau di luar Poso belum jelas," kata Badrodin di Mabes Polri, Senin (9/11/2015).

Baku tembak terjadi ketika patroli Operasi Camar Maleo IV yang merupakan gabungan Brimob dan TNI. Mereka mengejar kelompok teroris wilayah Timur tersebut, khususnya kelompok Santoso.

Pascabaku tembak, saat ini aparat keamanan bersiaga. Kesatuan Polri mendapatkan tambahan anggota 500 orang.

"Operasi terus dilakukan sampai bisa menangkap pelaku teror. Kami akan terus kejar sampai dapat," katanya.

Warga yang tewas telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Bhayangkara Palu. Saat ini, jenazah sedang diautopsi untuk mengungkap identitasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Anggota Kelompok Santoso Tewas dalam Kontak Tembak

Lagi, Anggota Kelompok Santoso Tewas dalam Kontak Tembak

News | Jum'at, 06 November 2015 | 20:20 WIB

Kapolri Jelaskan Motif Kasus Petani yang Dipenggal di Sulteng

Kapolri Jelaskan Motif Kasus Petani yang Dipenggal di Sulteng

News | Kamis, 17 September 2015 | 18:35 WIB

Terkini

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB