Dugaan Malpraktik Bayi di RS Awal Bros, Ini Respon Dinkes Bekasi

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 13 November 2015 | 16:17 WIB
Dugaan Malpraktik Bayi di RS Awal Bros, Ini Respon Dinkes Bekasi
Rumah Sakit Awal Bros di Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi, Jawa Barat.[suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Bekasi masih menunggu hasil pemeriksaan terkait kasus dugaan malpraktik yang dilakukan dokter berinisial YWA di Rumah Sakit Awal Bros Kota Bekasi terhadap Falya Raafani Blegur (15 bulan). Falya meninggal dunia di rumah sakit, keluarganya menduga gara-gara pemberian antibiotik yang tidak sesuai prosedur

"Belum ada perkembangan, kami (Dinas Kesehatan) masih menunggu hasil pemeriksaan," ujar staf hubungan masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Fikri, kepada Suara.com di kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (13/11/2015).

Fikri menambahkan manajemen RS Awal Bros saat ini masih melakukan cross check untuk memastikan apakah dokter YWA melakukan malpraktik atau tidak dalam menangani Falya.

"Pihak RS katanya masih terus mendalami, mereka (RS) masih mengecek kembali dan mengajak lembaga seperti lembaga keprofesian kedokteran, Ikatan Dokter Indonesia dan Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk mendalami dugaan malpraktik," kata Fikri.

Itu sebabnya, kata Fikri, Dinas Kesehatan belum bisa memberikan kepastian.

"Indikasinya apa belum ditemukan. Kita menunggu hasil pemeriksaan," katanya.

Keluarga Falya melaporkan dokter YWA ke Polda Metro Jaya pada Kamis (12/11/2015). Dokter tersebut dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 359 KUHP dan UU Kesehatan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dengan nomor laporan LP/4829/X/2015/PMJ/Ditreskrimsus.

"Iya kemarin (Kamis) saya sudah laporkan terkait dugaan malpraktik, tindakan medis yang dilakukan dokter Y," kata ayah Falya, Ibrahim Blegur (36), kepada Suara.com.

Falya dirawat di rumah sakit mulai Rabu (28/10/2015). Dia meninggal di RS Awal Bros pada Minggu (1/11/2015). Keluarga mengatakan sebelum diberi antibiotik oleh dokter, Falya sudah mulai sehat. Keluarga Falya menduga pemberian antibiotik tersebut tidak sesuai prosedur.

"Kamis pagi sudah sehat, Kamis siang jam 13.00 disuntik antibiotik lewat infus," katanya.

Ibrahim mengatakan telah memberikan bukti-bukti terkait kasus dugaan malpraktik ke Polda Metro Jaya.

"Kita sudah berikan buktinya-buktinya kepada pihak kepolisian atas dugaan malpraktik kepada putri saya Falya, dan juga tentang lemahnya pengawasan dari RS Awal Bros," katanya.

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap keluarga almarhumah Falya pada Senin (16/11/2015) depan.

"Karena pelapor masih berkabung. Rencananya hari Senin mau diperiksa" kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal.

Selain itu, kata Iqbal, penyidik juga akan memeriksa dokter YWA sebagai terlapor. Sejumlah saksi dari RS Awal Bros juga akan dimintai keterangan polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dugaan Malpraktik Bayi, Dokter RS Awal Bros akan Diperiksa Polisi

Dugaan Malpraktik Bayi, Dokter RS Awal Bros akan Diperiksa Polisi

News | Jum'at, 13 November 2015 | 16:07 WIB

Dugaan Malpraktik di RS Awal Bros Bekasi, Polda Yakin Ini Pidana

Dugaan Malpraktik di RS Awal Bros Bekasi, Polda Yakin Ini Pidana

News | Jum'at, 13 November 2015 | 15:12 WIB

Dituduh Malpraktik Bayi, RS Awal Bros Tunggu Hasil Penyelidikan

Dituduh Malpraktik Bayi, RS Awal Bros Tunggu Hasil Penyelidikan

News | Jum'at, 13 November 2015 | 14:04 WIB

Terkini

BRI Salurkan Sembako bagi Member Merah Indogrosir yang Adopsi QRIS

BRI Salurkan Sembako bagi Member Merah Indogrosir yang Adopsi QRIS

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba

Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Hilirisasi Tambang RI Tersandung Serapan Dalam Negeri

Hilirisasi Tambang RI Tersandung Serapan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:35 WIB

4 Brightening Serum Tanpa Pewangi Solusi Aman Mencerahkan Kulit Sensitif

4 Brightening Serum Tanpa Pewangi Solusi Aman Mencerahkan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:35 WIB

RUU Hak Cipta Ditargetkan Rampung 17 Desember 2026

RUU Hak Cipta Ditargetkan Rampung 17 Desember 2026

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Satgas PKH Setor Rp 13,2 Triliun ke Negara, Total 6,2 Juta Hektare Hutan Dikuasai Kembali

Satgas PKH Setor Rp 13,2 Triliun ke Negara, Total 6,2 Juta Hektare Hutan Dikuasai Kembali

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Wamensos Agus Jabo Tekankan Pentingnya Legalitas Lahan Sekolah Rakyat di Boven Digoel

Wamensos Agus Jabo Tekankan Pentingnya Legalitas Lahan Sekolah Rakyat di Boven Digoel

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Koar-koar Timnas Indonesia Curang, Ini Statistik Suram Tetangga Berisik Malaysia

Koar-koar Timnas Indonesia Curang, Ini Statistik Suram Tetangga Berisik Malaysia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bikin Resah! Warga Minta Lokalisasi di Belakang Kantor Kejari Bangka Selatan Ditutup

Bikin Resah! Warga Minta Lokalisasi di Belakang Kantor Kejari Bangka Selatan Ditutup

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

×