Cina Menolak Sampaikan Selamat Atas Kemenangan Suu Kyi

Laban Laisila

Sabtu, 14 November 2015 | 01:30 WIB
Cina Menolak Sampaikan Selamat Atas Kemenangan Suu Kyi
Aung San Suu Kyi. [shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Cina menghindar memberi selamat kepada pemimpin demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi atas kemenangan partainya secara mutlak dalam pemilu.

Beijing selama beberapa dasawarsa memiliki hubungan erat dengan pemimpin militer otoriter Myanmar yang ditolak kuat para pemilih dalam pemilu terdahulu Partai Suu Kyi dan mengantongi kemenangan mutlak dalam pemilu, Jumat (13/11/2015).

Presiden Amerika Serikat Barack Obama dengan segera memberikan selamat kepada Suu Kyi, namun juru bicara kementerian luar negeri Cina agaknya lebih berhati-hati.

"Tiongkok akan terus memberikan bantuan dan melanjutkan kerja samanya di semua bidang yang saling menguntungkan bersama Myanmar," kata Hong Lei.

Ketika ditanya apakah Beijing telah mengucapkan selamat kepada Suu Kyi, Hong tidak menjawab secara langsung.

"Kami sungguh berharap bahwa Myanmar dapat memiliki stabilitas politik dan dapat mencapai pembangunan nasional," kata Hong dalam konferensi pers.

Tiongkok merupakan pendukung utama terhadap junta militer yang brutal di negara tersebut hingga membuat Suu Kyi harus menjadi tahanan rumah selama 15 tahun, saat negara itu menerima sanksi negara-negara Barat.

Myanmar sudah dinilai menyimpang jauh dari Beijing dan mengarah ke AS sejak bergerak menuju pemerintahan sipil pada 2011 yang menjadikan sanksi tersebut dicabut.

Tiongkok telah mengambil pendekatan pragmatis kepada Suu Kyi ketika partai yang dipimpinnya cenderung akan mengambil kekuasaan.

Partai Komunis yang berkuasa pun mengundangnya untuk kunjungan ke Tiongkok pada Juni, dan ia bertemu dengan Presiden Xi Jinping di Balai Rakyat Agung atau "Great Hall of the People", tempat jamuan tradisional bagi para pemimpin asing.

Cina sering mengucapkan selamat ke negara-negara lain atas pemilu sukses mereka, bahkan negara yang demokrasinya dipertanyakan di negara Barat.

Myanmar, sebuah negara yang berada di pintu masuk Tiongkok dan sumber kunci sumber daya alam, merupakan kasus yang sensitif bagi negara satu partai itu, yang telah lama menolak seruan untuk merangkul pemilu yang demokratis. (AFP/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuasai Parlemen, Partai Suu Kyi Siap Ajukan Kandidat Presiden

Kuasai Parlemen, Partai Suu Kyi Siap Ajukan Kandidat Presiden

News | Jum'at, 13 November 2015 | 16:40 WIB

Obama Telepon Thein Sein Beri Selamat atas Kemenangan Suu Kyi

Obama Telepon Thein Sein Beri Selamat atas Kemenangan Suu Kyi

News | Jum'at, 13 November 2015 | 06:15 WIB

Thein Sein: Transisi Kekuasaan ke Suu Kyi Akan Berjalan Damai

Thein Sein: Transisi Kekuasaan ke Suu Kyi Akan Berjalan Damai

News | Kamis, 12 November 2015 | 05:09 WIB

Menang Telak, Aung San Suu Kyi Ajak Militer Berunding

Menang Telak, Aung San Suu Kyi Ajak Militer Berunding

News | Rabu, 11 November 2015 | 14:43 WIB

Terkini

Daftar 6 Zodiak yang Bakal Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi di Oktober 2026

Daftar 6 Zodiak yang Bakal Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi di Oktober 2026

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Dolar Menguat, Harga Komponen Naik, Pendapatan IOTF Tetap Tumbuh 16%

Dolar Menguat, Harga Komponen Naik, Pendapatan IOTF Tetap Tumbuh 16%

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Apa Itu Pekan Antariksa Dunia 2026? Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Apa Itu Pekan Antariksa Dunia 2026? Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Orang-orang Ini Jadi Penentu Nasib Gibran Sebagai Wakil Presiden, Buntut Kasus Ijazah SMA

Orang-orang Ini Jadi Penentu Nasib Gibran Sebagai Wakil Presiden, Buntut Kasus Ijazah SMA

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda

Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:08 WIB

×