Kemenkes Akan Naikkan Gaji Dokter Magang

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 20 November 2015 | 18:12 WIB
Kemenkes Akan Naikkan Gaji Dokter Magang
Ilustrasi. (Shuttterstock)

Suara.com - Meninggalnya dokter muda yang menjalani masa internship di Kepulauan Aru Maluku pada 11 November lalu mendorong Kemmenterian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengevaluasi Program Internship Dokter Indonesia (PIDI). Salah satunya mengenai wacana kenaikan biaya bantuan hidup yang diberikan tiap bulannya.

Seperti diketahui para dokter magang ini setiap bulannya mendapat bantuan biaya hidup sebesar 2.5 juta rupiah. Belum lagi biaya transportasi dan akomodasi untuk menuju lokasi dimana mereka akan bertugas, juga dibiayai oleh pihak Kemenkes.

"Saya tidak menyebut bahwa angka 2.5 juta cukup untuk biaya hidup. Artinya memang kurang. Tapi kita memang ada wacana untuk menaikkannya di tahun depan," ujar Untung Suseno, Sekjen Kemenkes pada temu media di Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Namun wacana ini, menurutnya, tergantung dari persetujuan DPR. Jika memang disetujui, nantinya setiap dokter magang akan memperoleh bantuan biaya hidup sebesar Rp3 juta.

"Sebenarnya internship ini kan kegiatan pemahiran. Jadi, mereka masih sekolah tapi kita biayai. Harusnya ini kewajiban orangtua mereka untuk membiayai. Tapi ya kita akan tetap bantu, mudah-mudahan biaya bantuan hidup bisa naik di atas 3 juta untuk tahun depan," imbuh Untung.

Program Internship Dokter Indonesia (PIDI), tambahnya, diinisiasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

"Program ini dibuat untuk kepentingan dokter itu sendiri. Supaya mereka siap dan sudah mahir ketika kelak menjalankan prakteknya secara mandiri,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemenkes Usman Sumantri mengatakan bahwa program magang yang diikuti dokter muda tersebut merupakan imbas dari kurikulum pendidikan dokter berbasis kompetensi yang dipersingkat menjadi 5.5 tahun.

"Sehingga dengan pemahiran ini, mereka akan lebih kompeten dan mahir sebelum benar-benar kita lepas untuk menangani pasien," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascatewasnya Dr Andra, UU Pendidikan Kedokteran Akan Direvisi

Pascatewasnya Dr Andra, UU Pendidikan Kedokteran Akan Direvisi

Health | Minggu, 15 November 2015 | 05:51 WIB

Kemenkes Kirim Tenaga Kesehatan ke Lokasi Bencana Asap

Kemenkes Kirim Tenaga Kesehatan ke Lokasi Bencana Asap

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 05:18 WIB

Kemenkes Janji Hentikan Kegaduhan Program Seribu HPK

Kemenkes Janji Hentikan Kegaduhan Program Seribu HPK

News | Minggu, 11 Oktober 2015 | 14:40 WIB

KPAI: Tanggung Jawab soal Asap, Kemenkes Jangan Hanya Beri Masker

KPAI: Tanggung Jawab soal Asap, Kemenkes Jangan Hanya Beri Masker

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:53 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×