Puluhan Ribu Orang Dukung MKD Sidang Setnov Terbuka

Siswanto

Selasa, 24 November 2015 | 18:00 WIB
Puluhan Ribu Orang Dukung MKD Sidang Setnov Terbuka
Ketua DPR RI Setya Novanto saat meninggalkan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Di tengah perpecahan internal Mahkamah Kehormatan Dewan dalam menangani dugaan pelanggaran etika yang dilakukan Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto yang diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat minta saham kepada PT. Freeport Indonesia, muncul petisi di laman change.org.

Petisi ditujukan kepada Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Surahman Hidayat dan Wakil Ketua MKD Junimart Girsang.  Mereka ditantang untuk berani menyelenggarakan sidang Setya Novanto secara terbuka agar transparan menyelesaikan kasus tersebut.

Petisi berjudul Ayo Dukung Sidang MKD DPR RI Terbuka hingga Selasa (24/11/2015) jam 17.54 WIB sudah didukung sebanyak 35 ribu orang.

Petisi ini dibuat atas kerjasama Gerakan TurunTangan Medan dengan alumni Sekolah Antikorupsi Indonesia Corruption Watch tahun 2015 yang terdiri dari Suryo Bagus Tri H, Febri Maulana, Reinhard Yeremia, Mustika Hans, Ulfa Umayasari, Carlos Fernando, Hanna Septiana, Jalaluddin, Lizka Fauziah, Alex Karci Kurniawan, Hening Kartika Nudya, Judith Chanutomo, Sartika Mustari, Indra P, Dwi viviani, Egi Primayogha, A. Aswar, A. Muh. HIdayat, Kurnia Ramdhana, Safrin Salam, Wana Alamsyah, Ayu Rachmaningtiyas, Asri Tri Undari, Dewi Anggraini, Almas Sjafrina, Siti Juliantari Rachman, Aradila Caesar, Tibiko Zabar, dan Lalola Easter.

Menurut mereka sidang terbuka merupakan jalan yang baik bagi pengembalian nama baik institusi legislatif Indonesia.

"Mari kita dukung agar sidang MKD DPR RI menjadi sidang terbuka dan bisa dilihat oleh rakyat Indonesia," demikian petisi tersebut.

Mereka mengajak masyarakat untuk mengirimkan SMS atau menelepon wakil rakyat di MKD untuk minta kasus Setya Novanto disidangkan terbuka dan transparan.

Kasus Setya Novanto menjadi perhatian publik setelah Menteri ESDM Sudirman Said melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP Djan Faridz: Rekaman Setnov dan Freeport Harus Dibuka Semua

PPP Djan Faridz: Rekaman Setnov dan Freeport Harus Dibuka Semua

News | Selasa, 24 November 2015 | 15:59 WIB

Tanpa Aduan KPK Tak Bisa Tangani Kasus Freeport

Tanpa Aduan KPK Tak Bisa Tangani Kasus Freeport

News | Selasa, 24 November 2015 | 15:03 WIB

Fadli Zon: Sudirman Said Cari Muka karena Ingin Direshuffle

Fadli Zon: Sudirman Said Cari Muka karena Ingin Direshuffle

News | Selasa, 24 November 2015 | 14:50 WIB

Ini yang Terjadi Saat MKD Rapat Soal Legal Standing Sudirman Said

Ini yang Terjadi Saat MKD Rapat Soal Legal Standing Sudirman Said

News | Selasa, 24 November 2015 | 14:49 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×