Sampurasun Jadi Campur Racun, FPI: Pelecehannya Dimana

Siswanto

Kamis, 26 November 2015 | 14:58 WIB
Sampurasun Jadi Campur Racun, FPI: Pelecehannya Dimana
Rizieq Shihab (suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Wakil Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam Bidang Dakwah Habib Salim Alatas alias Habib Selon menilai tidak ada yang salah dari ucapan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab saat berceramah di Purwakarta pada Senin (15/11/2015) lalu.

Itu sebabnya, dia heran mengapa ada masyarakat Sunda yang merasa dilecehkan dengan ucapan Rizieq Shihab. (pidato lengkap Rizieq Shihab)

"Pelecahannya dimana. Kan Habib Rizieq sebagai da'i. Da'i menyampaikan yang haq dan yang bathil, memberikan penerangan dari gelap menjadi terang," kata Habib Selon kepada Suara.com.

Ucapan yang menyinggung perasaan orang Sunda terjadi ketika Rizieq mengubah salam khas Sunda "sampurasun" menjadi "campur racun."

Habib Selon meminta masyarakat Jawa Barat jangan mencari-cari permasalahan.

"Udeh deh, jangan memperkeruh masalah yang tak ada masalah," katanya.

Untuk tanggapan lebih jauh mengenai permasalahan ini, Habib Selon menyerahkan penanganannya kepada FPI cabang Jawa Barat.

Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat yang diinisiasi oleh Angkatan Muda Siliwangi Jawa Barat telah melaporkan Rizieq ke Polda Jawa Barat, kemarin, dengan tuduhan penghinaan dan pelecehan terhadap budaya Sunda. Petinggi ormas keagamaan tersebut dilaporkan dengan UU ITE.

Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi Pusat Noeriy Ispandji Firman mengatakan etnis Sunda memang tidak suka berselisih, namun ketika diganggu dan diusik maka orang Sunda juga bisa melawan karena salam "sampurasun" bagi masyarakat Sunda memiliki arti hormat dan merupakan sebuah doa.

"Perlu saya tegaskan di sini Sampurasun adalah salam hormat dan doa, sekarang diplesetkan oleh seorang tokoh, tidak pantas, apalagi itu disampaikan di tanah Sunda, di Purwakarta," katanya.

Selain Habib Rizieq, pihaknya juga melaporkan Muhammad Syahid yang juga dianggap telah melecehkan dengan memplesetkan sampurasun di media sosial Facebook.

"Orang Sunda jangan diam dengan pelecehan budaya ini, kami akan koordinasi dengan semua saudara kita. Ini keterlaluan, kita seharusnya menghormati sesama budaya. Secara resmi kemarin sudah melapor ke Polda, tapi kalau Polda tidak mengusut tuntas hal ini kami dan teman-teman akan bergerak," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sampurasun Jadi Campur Racun, Acil Bimbo: Ini Bukan Lagi Bercanda

Sampurasun Jadi Campur Racun, Acil Bimbo: Ini Bukan Lagi Bercanda

News | Kamis, 26 November 2015 | 14:25 WIB

Ini Pidato Lengkap 'Campur Racun' Habib Rizieq

Ini Pidato Lengkap 'Campur Racun' Habib Rizieq

News | Kamis, 26 November 2015 | 14:16 WIB

Sampurasun Jadi Campur Racun, Ini Sebab Orang Sunda Marah Besar

Sampurasun Jadi Campur Racun, Ini Sebab Orang Sunda Marah Besar

News | Kamis, 26 November 2015 | 14:04 WIB

Sampurasun Jadi Campur Racun, Rizieq Shihab Terancam UU ITE

Sampurasun Jadi Campur Racun, Rizieq Shihab Terancam UU ITE

News | Kamis, 26 November 2015 | 13:50 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB