Pemulihan Psikologis Korban Pemerkosaan di JPO Ditangani P2TP2A

Arsito Hidayatullah | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 26 November 2015 | 17:04 WIB
Pemulihan Psikologis Korban Pemerkosaan di JPO Ditangani P2TP2A
Ilustrasi perempuan korban kekerasan seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan jika saat ini korban pemerkosaan dan perampokan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) tengah menjalani tahap pemulihan kondisi psikologis.

"Treatment pasca-trauma. Pasti ada trauma pasca-kejadian itu," kata Wahyu saat dihubungi wartawan, Kamis (26/11/2015).

Menurutnya, penanganan pemulihan kondisi psikologis korban saat ini ditangani Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

"Pasti ada. Bukan kita, namun P2TP2A yang menanganinya," katanya

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru mengatakan korban masih mengalami trauma atas kejadian yang menimpanya. Pihaknya pun telah melakukan pendampingan untuk memulihkan kondisi psikologi korban.

"Korban masih mengalami trauma dan syok. Tapi, kami recovery dengan psikolog," kata Audie di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2015).

Tidak hanya meminta keterangan korban, pihaknya juga telah memintai keterangan dua orang saksi.

Lebih lanjut, Audie mengatakan jika saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan visum dokter di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Hasil visum belum keluar," kata dia.

Seperti diberitakan, seorang karyawati berinisial R (23) menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan pelaku perampokan saat melintas di Jembatan Penyebarangan Orang (JPO) di kawasan ruko Pondok Indah,  Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (21/11/2015) sekira pukul 16.30 WIB. Tak hanya diperkosa, pelaku juga merampas uang sebesar Rp200 ribu dan handphone merek Iphone 5 yang dimiliki korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karyawati Korban Perkosaan Ceritakan Semuanya kepada Polisi

Karyawati Korban Perkosaan Ceritakan Semuanya kepada Polisi

News | Rabu, 25 November 2015 | 14:10 WIB

Polisi Sudah Tahu Ciri-ciri Pemerkosa Karyawati di Jembatan

Polisi Sudah Tahu Ciri-ciri Pemerkosa Karyawati di Jembatan

News | Rabu, 25 November 2015 | 13:01 WIB

Begini Luka Korban Perkosaan di Jembatan Penyebrangan Lebak Bulus

Begini Luka Korban Perkosaan di Jembatan Penyebrangan Lebak Bulus

News | Selasa, 24 November 2015 | 14:02 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB