TB Hasanuddin: Kasus Setnov Ibarat Imam yang Kentut Saat Salat

Jum'at, 27 November 2015 | 19:30 WIB
TB Hasanuddin: Kasus Setnov Ibarat Imam yang Kentut Saat Salat
Setya Novanto Temu JK

Suara.com - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin menyarankan agar Ketua DPR Setya Novanto‎ harus jujur sebagai pemimpin. Jika memang benar Setnov melakukan lobi untuk meminta saham kepada pihak PT Freeport Indonesia dengan mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden terkait kontrak karya, maka  dia harus mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR.

TB Hasanuddin mengibaratkan kasus Setnov sebagai Ketua DPR ‎layaknya seorang Muslim yang jadi imam tengah memimpin makmum dalam salat berjamaah.

Kata TB Hasanuddin, saat sang pemimpin melakukan kesalahan dia harus jujur dengan mundur untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

"‎Ibaratnya saya menjadi imam dalam Salat berjamaah lalu kentut, itu kan batal. Dan saya merasa dan tahu sudah kentut, saya kan harus mundur dan mengambil air wudhu  kembali. Kemudian imam digantikan oleh makmum lain," kata Hasanuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/11/2015).

Namun, lanjutnya bila imam tersebut tidak merasa kentut dan wudhunya tidak batal, maka dia tetap melanjutkan salatnya hingga selesai.

"Tapi kalau imam itu tidak merasa kentut ya jangan membatalkan salatnya," katanya.

Hasanuddin menegaskan, dalam kasus tersebut Setnov harus bijak dan arif dalam bersikap. ‎Menurutnya Setnov harus berani mengakui jika bersalah.

"Ini persoalan kejantanan dan nurani, jadi kembali kepada diri masing-masing," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, sebagai pimpinan DPR, Setnov tidak pantas bertemu dengan bos PT Freeport ataupun pengusaha tambang lainnya.

"Pertanyaannya pantas kah seseorang Ketua DPR menemui pengusaha. Kasus ini perlu diperdalam, siapa saja yang ada dalam rekaman pembicaraan itu. Nanti diminta ke MKD rekaman itu secara utuh untuk dibuka agar jelas duduk perkaranya," tandasnya.

‎Diberitakan sebelumnya, Setya Novanto dilaporkan ke MKD oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Sudirman Said pada Senin 16 November lalu terkait dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

‎Namun, Setnov membantah tudingan bahwa dia mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI