Panglima TNI Minta Jajarannya Tingkatkan Pelayanan Publik

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 30 November 2015 | 11:16 WIB
Panglima TNI Minta Jajarannya Tingkatkan Pelayanan Publik
Upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-44 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Lapangan Upacara Mabes TNI AU Cilangkap, Senin (30/11/2015). (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi inspektur upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-44 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Lapangan Upacara Mabes TNI AU Cilangkap, Senin (30/11/2015).

Dalam HUT Korpri tersebut, Panglima Gatot memberikan penghargaan kepada beberapa pegawai negeri sipil (PNS). Penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi Presiden Joko Widodo terhadap pengabdian anggota Korpri.

"Berdasarkan keputusan Presiden RI, Presiden memutuskan menganugrahkan Satya lencana karya satya, kepada beberapa anggota Korpri, " kata Gatot di upara peringatan HUT Korpri ke-44 di Lapangan Mabes TNI AU Cilangkap, Senin (30/11/2015).

Dalam sambutannya, Gatot juga meminta tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Memang tidak mudah, namun kesungguhan saudara-saudara untuk terus-menerus mengusahakan hal tersebut akan membuahkan hasil dan manfaat. Saya menyadari sepenuhnya, bahwa baik dan buruknya pelayanan pemerintah kepada masyarakat berada di tangan para anggota KORPRI. Pengharapan masyarakat saat ini terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik sangat besar. Karenanya, Saudara-saudara sebagai insan aparatur negara dituntut untuk mampu memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, terjangkau dan terukur. Saya yakin dan percaya, Saudara-saudara sanggup untuk melaksanakannya," katanya.

Gatot juga menekannkan lima hal yang menjadi amanat Presiden Jokowi. Dia meminta kepada internal Korpri untuk membenahi birokrasi di semua tingkatan.

"Lakukan reformasi birokrasi tanpa basa-basi, cari terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari business as usual. Berbagai upaya perbaikan harus terus dilakukan dari hulu sampai hilir, baik pada area perubahan mental aparatur, kelembagaan, ketatalaksanaan, SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, peraturan perundang-undangan, maupun area perubahan pelayanan publik. Rakyat ingin segera melihat terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, birokrasi yang melayani bukan dilayani, serta birokrasi yang memberikan pelayanan publik yang berkualitas," katanya.

Gatot juga meminta Korpri tetap mempertahankan integritasnya untuk membangun terus etos kerja dan jiwa gotong royong. Korpri, kata Gatot juga harus memberikan pelayanan publik secara efisien dan lebih kompetitif.

"Pangkas semua kerumitan birokrasi serta pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat," katanya.

Dalam amanat tersebut, Gatot juga meminta internal Korpri bisa independen dan tidak terlibat politik praktis jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Saya mengharapkan Saudara-saudara benar-benar menjaga netralitas serta tidak menggunakan fasilitas pemerintah untuk kepentingan kampanye Pemilukada tersebut. Anggota Korpri harus fokus pada tugas dan fungsinya, sehingga dapat memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat tanpa ada diskriminasi kepada siapapun juga," katanya.

Dan terakhirnya, Gatot juga meminta Korpri bisa lebih bersaing dengan terus meningkatkan produktifitas di jajarannya.

"Kelima, semua aparatur birokrasi harus menjadi motor penggerak produktifitas nasional dan daya saing bangsa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menpora: Setelah Piala Presiden Ada Piala Panglima TNI

Menpora: Setelah Piala Presiden Ada Piala Panglima TNI

Bola | Senin, 19 Oktober 2015 | 23:13 WIB

Ketika Menhan-Panglima TNI Beda Pernyataan soal Latihan Perang

Ketika Menhan-Panglima TNI Beda Pernyataan soal Latihan Perang

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 16:07 WIB

Panglima TNI Ingatkan Komandan Upacara Jangan "Bentak" Presiden

Panglima TNI Ingatkan Komandan Upacara Jangan "Bentak" Presiden

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 02:34 WIB

Ini Alasan Personel TNI Tak Bisa Hentikan Kabut Asap

Ini Alasan Personel TNI Tak Bisa Hentikan Kabut Asap

News | Minggu, 27 September 2015 | 13:33 WIB

Kapolri, Panglima dan Menko Rapat Antisipasi Gejolak Ekonomi

Kapolri, Panglima dan Menko Rapat Antisipasi Gejolak Ekonomi

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 20:23 WIB

Panglima TNI Bantah Badan Siber Nasional Kerjasama Dengan CIA

Panglima TNI Bantah Badan Siber Nasional Kerjasama Dengan CIA

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 08:36 WIB

Panglima TNI: Prajurit Bantu Membangun Puluhan Kios di Tolikara

Panglima TNI: Prajurit Bantu Membangun Puluhan Kios di Tolikara

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 20:27 WIB

TNI Selidiki Keterkaitan OPM dalam Kasus Tolikara

TNI Selidiki Keterkaitan OPM dalam Kasus Tolikara

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 17:46 WIB

Terkini

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:24 WIB

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:20 WIB

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB