Kasus Setya Novanto, Giliran Ahli Bahasa yang Disoal Pimpinan DPR

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 30 November 2015 | 11:34 WIB
Kasus Setya Novanto, Giliran Ahli Bahasa yang Disoal Pimpinan DPR
Wakil Ketua DPR Fadli Zon memakai jam tangan Hublot Spirit of Big Bang King Gold Ceramic [Antara]

Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mempertanyakan latar belakang ahli bahasa hukum Yayah Basariah yang dihadirkan Mahkamah Kehormatan Dewan untuk menjelaskan legal standing Menteri ESDM Sudirman Said dalam melaporkan Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto.

"Ahli bahasanya dari BIN (Badan Intelijen Negara), dia sekolah tinggi BIN, ada conflict of interest, bisa saja dia anak buahnya Maroef (Mantan Wakil Ketua BIN, Petinggi PT. Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoedin), bisa saja," kata Fadli Zon di DPR, Senin (30/11/2015).

Sudirman melaporkan Setya Novanto dalam kasus dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat minta saham PT. Freeport Indonesia. Tapi kemudian legal standing Sudirman diperdebatkan internal Mahkamah Kehormatan. Sudirman melapor dalam kapasitas menteri, sedangkan dalam tata beracara, pelapor adalah anggota DPR, Ketua DPR, dan masyarakat.

Yayah kemudian menilai Sudirman sah-sah saja melaporkan dugaan pelanggaran etika Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan, meski posisinya sebagai menteri.

Menurut Fadli orang yang paling tepat menafsirkan pasal tersebut adalah ahli hukum, bukan ahli bahasa.

"Jadi harusnya yang menafsirkan itu adalah yang ahli hukum, bukan bahasa. Itu satu hal yang salah. Orangnya tidak dikenal, tidak punya kompetensi, yang dipanggil. Kalau yang dipanggil Badudu, bolehlah, kalau masih hidup," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muncul Wacana Agar MKD Diisi Bukan Anggota DPR

Muncul Wacana Agar MKD Diisi Bukan Anggota DPR

News | Minggu, 29 November 2015 | 20:15 WIB

Kasus Setnov, Pengamat: Anggota DPR Sudah Tak Punya Malu

Kasus Setnov, Pengamat: Anggota DPR Sudah Tak Punya Malu

News | Minggu, 29 November 2015 | 17:39 WIB

Setya Novanto & Sudirman Said Cuma Pion, Ada Gajah di Belakangnya

Setya Novanto & Sudirman Said Cuma Pion, Ada Gajah di Belakangnya

News | Minggu, 29 November 2015 | 17:29 WIB

Presiden Minta Jangan Intervensi Penanganan Kasus Setya Novanto

Presiden Minta Jangan Intervensi Penanganan Kasus Setya Novanto

News | Minggu, 29 November 2015 | 15:58 WIB

MKD Diperingatkan Jangan Main-main di Skandal Setnov

MKD Diperingatkan Jangan Main-main di Skandal Setnov

News | Minggu, 29 November 2015 | 14:23 WIB

Syamsuddin Haris: DPR Terpuruk, Jokowi Kesepian

Syamsuddin Haris: DPR Terpuruk, Jokowi Kesepian

wawancara | Senin, 30 November 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:59 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB