Bentrok Demo, 1 dari 4 Orang Papua yang Ditahan Polisi Luka Robek

Arsito Hidayatullah | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2015 | 11:53 WIB
Bentrok Demo, 1 dari 4 Orang Papua yang Ditahan Polisi Luka Robek
Salah satu suasana unjuk rasa yang melibatkan warga Papua, di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Selasa (1/12/2015). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Aksi demo warga Papua di Bundaran HI, Jakarta, harus menelan korban akibat bentrok dengan pihak polisi. Berdasarkan keterangan dari Koordinator Aksi, Aris, empat orang temannya sudah ditahan dan dipukul oleh pihak aparat keamanan. Satu dari empat orang tersebut menurutnya mengalami luka sobek di bagian pelipis matanya.

"Tadi sudah ada empat orang kawan kita yang ditahan. Satu orang luka sobek di bagian dahinya," kata Aris sambil menunjuk bagian dahinya, untuk menunjukkan luka yang dialami temannya, di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Menurut Aris, pihaknya hari ini melakukan aksi untuk memperingati bahwa Papua sudah merdeka pada tanggal 1 Desember 1961. Namun, ketika pihaknya menuntut pemerintah untuk menutup semua perusahaan di Papua, terutama Freeport, aparat keamanan langsung memaksa membubarkan aksi yang menurutnya diserta cara-cara kekerasan. Aris pun menyebut bahwa saat dirinya ingin minta penjelasan polisi terkait kenapa teman-temannya ditahan, personel polisi malah menghalang-halanginya.

"Tadi pas saya mau bertemu dengan teman-teman yang ditahan, polisi yang berpakaian abu-abu itu menghalang-halangi saya. Malah dibilang, 'Eh kamu siapa,'" cerita Aris.

Sehubungan dengan itu, Aris dan rekan-rekannya pun meminta kepada polisi agar segera membebaskan teman-teman mereka itu, sekaligus bertanggung jawab atas luka yang dialami teman-teman mereka tersebut.

"Kami meminta kepada polisi yang baru kali ini kami lihat kelakuannya: kembalikan kawan-kawan kami, bebaskan mereka! Tindakan polisi ini keterlaluan. Yang jelas, yang terjadi di sana adalah kesalahan polisi. Kasih keluar semua HP. Telepon orang-orang Papua datang ke sini, biar kita diangkut sama-sama ke Polda," seru salah seorang orator pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Tertembaknya Perwira TNI di Papua

Kronologis Tertembaknya Perwira TNI di Papua

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 10:48 WIB

GBI Desak Australia dan AS Hentikan Kekerasan Pemerintah RI

GBI Desak Australia dan AS Hentikan Kekerasan Pemerintah RI

News | Kamis, 26 November 2015 | 10:50 WIB

Ini 7 Hasil Pertemuan Eksploratif Soal Papua

Ini 7 Hasil Pertemuan Eksploratif Soal Papua

Press Release | Sabtu, 21 November 2015 | 18:52 WIB

Baku Tembak di Muara Enim, Polisi Heran Ada Anggota TNI di TKP

Baku Tembak di Muara Enim, Polisi Heran Ada Anggota TNI di TKP

News | Senin, 16 November 2015 | 16:52 WIB

Terkini

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB