Rute Diubah, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Berakhir di Tegalluar

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 02 Desember 2015 | 12:44 WIB
Rute Diubah, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Berakhir di Tegalluar
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) diperiksa 16 jam oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek Stadion Gedebage. (Suara.com/ Oke Atmadja)

Suara.com - Trase proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan dimulai di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan berakhir di kawasan Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

"Kereta cepat ini dimulai di Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan berakhir sementara di Tegalluar, seberang Gedebage (Kota Bandung). Yang asalnya berakhir di Kota Bandung sekarang berakhirnya jadi di Kabupaten Bandung," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher saat ditemui usai Rapat Ekspose Akselerasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, di Gedung Sate Bandung, Bandung, Rabu (2/12/2015).

Pemprov Jabar tidak ingin ketinggalkan momentum untuk mendorong lahirnya titik baru pertumbuhan ekonomi di Jabar dengan merespon cepat rencana pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Alhamdulilah kita lakukan koordinasi, konsolidasi antara konsorsium PT Kereta Api Cepat Indonesia China, dengan Pemprov Jabar dan kabupaten/kota terkait," kata dia.

Kabupaten/kota yang terkait dalam proyek pembangunan ini adalah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

"Keseluruhnya hadir, sebagian dihadiri bupati/wali kota, sebagian dihadiri oleh wakil. Itu semuanya ada keterwakilan, kita sepakat dan menyambut baik, hadirnya Kereta Api Cepat Bandung-Jakarta ini," ujar Aher.

Ia menuturkan keterlibatan kepala daerah tersebut penting karena kereta cepat dalam pembangunannya terintegrasi dengan pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat yang berada di koridor Jakarta-Bandung.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat bisa segera mengakselerasi rencana pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung agar proyek ini dapat diselesaikan sesuai tenggang waktu yang ditetapkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Teknologi Tanpa Masinis

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Teknologi Tanpa Masinis

Bisnis | Kamis, 26 November 2015 | 12:44 WIB

PT Waskita Garap Proyek LRT di Sumatera Selatan

PT Waskita Garap Proyek LRT di Sumatera Selatan

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 20:19 WIB

Jonan Pilih Pemerataan Pembangunan Ketimbang Proyek Kereta Cepat

Jonan Pilih Pemerataan Pembangunan Ketimbang Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2015 | 17:04 WIB

Rini Soemarno: Kereta Cepat Gunakan 60 Persen Komponen Lokal

Rini Soemarno: Kereta Cepat Gunakan 60 Persen Komponen Lokal

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 02:18 WIB

Batal Garap KA Cepat, Kerjasama Indonesia-Jepang Tetap Baik

Batal Garap KA Cepat, Kerjasama Indonesia-Jepang Tetap Baik

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2015 | 13:20 WIB

Perjanjian Joint Venture Kereta Cepat Kelar Pekan Ini

Perjanjian Joint Venture Kereta Cepat Kelar Pekan Ini

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2015 | 15:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×