Ini Penjelasan Kapolda soal Pencatutan Namanya di Rekaman Setnov

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 02 Desember 2015 | 17:41 WIB
Ini Penjelasan Kapolda soal Pencatutan Namanya di Rekaman Setnov
Kapolda Metrojaya Irjen Tito Karnavian [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Dalam rekaman percakapan Ketua DPR Setya Novanto dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha Riza Chalid, nama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian dikabarkan ikut disebut. Nama Tito disebut sebanyak empat kali dalam rekaman tersebut.

Tito mengaku sudah mendengarkan mengenai rekaman percakapan tersebut. Namun dia menyangkal jika rekaman tersebut menyangkut masalah perpanjangan kontrak karya di PT Freeport Indonesia.

"Saya sudah mendengar, saya sendiri tidak pernah berbicara mengenai Freeport ke pihak-pihak yang terkait mengenai masalah Freeport ini," kata Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/12/2015).

Tito mengatakan, jika rekaman percakapan tersebut merupakan pembicaraanya dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said saat terjadi peristiwa penembakan di kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM beberapa waktu lalu.

Menurutnya, saat itu dirinya menanyakan perihal ancaman teror di kantor tersebut.

"Yang pernah saya sampaiakan kalau tidak salah ke pak Sudirman Said pada saat ada kasus peristiwa penembakan di kantor beliau, saya datang ke TKP. Saya berdiskusi, ada pak Krishna dan satu penyidik. Saya menanyakan apakah beliau punya musuh, kemudian apakah ada ancaman dan lain-lain," katanya.

Selain itu, Tito juga dimintai masukan oleh Sudirman mengenai pengamanan di PTFI. Pasalnya Tito pernah menjabat sebagai Kapolda Papua selama dua tahun.

"Beliau menanyakan pendapat saya mengenai Freeport. Beliau bertanya kepada saya mengenai pendapat saya mengenai kondisi keamanan di Freeport. Saya sampaikan masalah Freeport itu perlu pengamanan yang kuat, saya dulukan Kapolda di sana (Papua) dua tahun. Mungkin beliau mau menanyakan karena saya pernah jadi Kapolda dua tahun," kata Tito.

Dalam percakapan tersebut, dia menyarankan agar Sudirman bisa mengantisipasi gejolak sosial di Papua sehingga tidak dimanfaatkan oleh gerakan-gerakan separatis yang ada di Papua.

"Saya sampaiakan Freeport harus dikelola dengan baik, oleh Jakarta, dan ini bapak sangat terkait sebagai Menteri ESDM, saya kira itu, kelola yang baik, jangan sampai isu ini menjadi bahan yang dapat diplintir oleh kelompok-kelompok aktifis kemendekaan Papua, itu yang saya sampaikan," katanya.

Saat ditanyai apakah dirinya siap dimintai keterangan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan terkait namanya disebut dalam percakapan tersebut.  Tito mengaku akan siap memberikan keterangan.

"Kalau diminta untuk memberikan keterangan sepanjang terkait yang tadii saya kira enggak masalah, tapi nanti jangan judulnya dibuat-buat nanti, sengaja dibuat Kapolda siap dipanggil, semua orang saya kira kalau sesuai prosedur dan demi kebaikan enggak ada masalah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaksa Agung Pastikan Periksa Setya Novanto

Jaksa Agung Pastikan Periksa Setya Novanto

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 16:17 WIB

Luhut Bantah Jokowi Bisa Lengser Kalau Tak Perpanjang Freeport

Luhut Bantah Jokowi Bisa Lengser Kalau Tak Perpanjang Freeport

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:56 WIB

Sudirman Said Sebut Setya Novanto Melanggar Etika

Sudirman Said Sebut Setya Novanto Melanggar Etika

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:46 WIB

Terkini

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×