AS Bersiaga Hadapi Serangan Kelompok ISIS

Adhitya Himawan

Senin, 07 Desember 2015 | 03:49 WIB
AS Bersiaga Hadapi Serangan Kelompok ISIS
Presiden AS, Barack Obama. (Reuters)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan memberikan pengumuman kepada Rakyat Amerika Serikat pada hari Minggu (6/12/2015) mengenai apa yang akan pemerintah lakukan untuk menjaga keamanan nasional.

Perhatian akan masalah ini menyedot perhatian publik pasca tragegi pembunuhan massal oleh sekelompok orang bersenjata di California pekan lalu yang masih dalam penyelidikian sebagai dan dianggap sebagai "tindakan teror."

Dalam pidato di Oval Office 08:00 ET (0100 GMT), Obama akan mengutarakan berbagai langkah keamanan Amerika Serikat semenjak peristiwa penyerangan oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah pada 13 November  lalu dalam serangan di Paris yang menewaskan 130 orang. 

Selama ini Obama memang kerap mendapat kritikan keras dari Partai Republik kesiapan AS menanggulangu ancaman kelompok ISIS. "Obama menegaska bahwa dirinya dia akan menggunakan "setiap aspek dari kekuatan Amerika" untuk menghancurkan kelompok militan," kata pejabat di pemerintahan AS.

Namun pemerintah telah mengisyaratkan untuk berpikir kembali mengenai strategi yang tepat tentang bagaimana  menangani dengan ekstremis homegrown,. Aksi ini ditengarai akan semakin marak pasca peristiwa yang membuat banyak orang terinspirasi oleh kelompok ISIS.

Jaksa Agung AS Loretta Lynch, muncul di NBC "Meet the Press" acara, kata Biro Investigasi Federal menjelaskan mengapa warga kelahiran AS Syed Rizwan Farook, 28, dan istrinya Pakistan nya, Tashfeen Malik, 29 melakukan serangan., Keduanya dikatakan pernah mengakibatkan kebakaran di pesta liburan dengan rekan kerja Farook di San Bernardino, California, Rabu (2/12/2015).

Empat belas orang tewas dan 21 terluka sebelum polisi akhirnya berhasil menewaskan Farook dan Malik dalam adu jalan beberapa jam kemudian. Pejabat federal mengatakan serangan itu merupakan "tindakan teror" dan mencoba untuk menentukan link ke Negara Islam.

Lynch mengatakan penyidik ​​telah melakukan 300 wawancara dan mencari beberapa situs yang berkaitan dengan serangan pekan lalu. Baik Farook maupun Malik berada di daftar 900 warga AS dalam penyelidikan FBI untuk hubungan yang diduga kelompok ekstremis Islam.

"Saya tidak bisa mengatakan pasti sekarang apa yang menyebabkan salah satu dari dua orang ini untuk mengambil senjata dan menjadi pembunuh," kata Lynch. "Kami sedang melihat segala sesuatu yang kita dapat mencari tahu tentang kehidupan dua pembunuh 'ini - bagaimana mereka tumbuh, di mana mereka dibesarkan, bagaimana mereka bertemu.

"Kedua orang - diri radikal, radikal oleh orang lain - itulah yang pasti kita ingin belajar sehingga kita bisa mengetahui cara terbaik untuk mencegah ini lagi," tambahnya.

Perwakilan Michael McCaul, Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri Kongres, mengatakan pada "Fox News Sunday" bahwa Malik adalah "wild card" dalam kasus ini dan tampaknya memiliki banyak kaitannya dengan mengambil iman Muslim pasangan ke radikalisasi.

Kerabat Pakistan wanita, yang Farook dibawa ke Amerika Serikat pada "tunangan visa" tahun lalu, nampaknya telah meniinggalkan Islam moderat.

Facebook menegaskan bahwa komentar memuji Negara Islam yang diposting tentang waktu penembakan ke akun yang didirikan oleh Malik bawah alias. Negara Islam mengatakan pada hari Sabtu pasangan di antara pengikutnya.

Karena Farook dan Malik memiliki empat senjata, sekitar 6.000 butir amunisi dan bom pipa selusin baik dengan mereka atau di townhouse mereka sewaan di Redlands. Sumber pemerintah AS mengatakan penyidik ​​semakin yakin mereka berencana melakukan beberapa serangan.

Sumber itu mengatakan pihak berwenang tidak percaya Enrique Marquez, seorang teman Farook yang dicurigai memberikan senjata kepada pasangan, terkait dengan terorisme tapi masih menyelidiki.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Jeh Johnson mengatakan kepada New York Times pemerintahan Obama memikirkan kembali pendekatan untuk teror domestik karena serangan San Bernardino.

Dia mengatakan Amerika Serikat harus meningkatkan keamanan penerbangan dengan meningkatkan agen di bandara luar negeri, meningkatkan standar untuk program visa-waiver dan meningkatkan komunikasi antara pejabat dan masyarakat Muslim untuk membantu menemukan ancaman. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:27 WIB

Iran Janji Balas Serangan Militer AS ke Pesta Pernikahan di Sirik

Iran Janji Balas Serangan Militer AS ke Pesta Pernikahan di Sirik

News | Rabu, 02 September 2026 | 10:42 WIB

Serangan AS ke Iran, 4 Warga Tewas saat Acara Pernikahan Berlangsung

Serangan AS ke Iran, 4 Warga Tewas saat Acara Pernikahan Berlangsung

News | Rabu, 02 September 2026 | 10:29 WIB

Tak Ada Kalah - Menang, Perang AS-Iran Justru Alami Jalan Buntu dengan Biaya Militer Membengkak

Tak Ada Kalah - Menang, Perang AS-Iran Justru Alami Jalan Buntu dengan Biaya Militer Membengkak

News | Selasa, 01 September 2026 | 14:16 WIB

Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Alasan Baru Amerika Serang Iran Lagi, Bukan Lagi Soal Nuklir

Alasan Baru Amerika Serang Iran Lagi, Bukan Lagi Soal Nuklir

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:21 WIB

IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran

IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz

Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:31 WIB

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Terkini

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi

Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 21:06 WIB

Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!

Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 21:05 WIB

200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar

200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar

Sulsel | Rabu, 02 September 2026 | 21:02 WIB

Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos

Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:01 WIB

5 Hand Mixer dengan Dough Hook Terbaik, Cocok untuk Buat Adonan Donat

5 Hand Mixer dengan Dough Hook Terbaik, Cocok untuk Buat Adonan Donat

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 21:00 WIB

×