PAN dan PDIP Indikasikan Setujui Pembentukan Pansus Freeport

Ardi Mandiri | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 12 Desember 2015 | 14:10 WIB
PAN dan PDIP Indikasikan Setujui Pembentukan Pansus Freeport
Direktur Utama PT Freeport Maroef Sjamsoeddin memenuhi panggilan sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2015). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Di tengah peran partai politik yang tidak tampak dalam kekisrugan PT Freeport Indonesia, langsung muncul wacana untuk membentuk Hak Nagket panitia khusus

(Pansus) kasus Freeport. Menurut Politis Partai Amanat Nasional, Yandri Susanto, rencana untuk mengadakan pansus seperti yang dilakukan DPR terhadap PT Pelindo II sangatlah bagus. Pembentukan pansus dapat membongkar berbagai kasus di PT Freeport.

"Ini momentum kita untuk bangkit, kalau sikap PAN jelas mendukung," kata Yandri dalan diskusi bertajuk 'Antara Politik dan Kekuasaan' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(12/12/2015).

Bahkan menurut Yandri, PAN sendiri sejak zaman kepemimpinan Amien Rais sudah mulai berani untuk mengganggu keberadaan Freeport di Indonesia. Karena sebenarnya, yang dijalankan oleh Freeport adalah semata-mata roda bisnis sehingga harus perlu dibongkar.

"Bentuk pansus sangat tepat, kita mau uji apakah rasa nasionalisme bisa bersatu. Saya kira tanah Papua itu bisa kita maksimalkan untuk kemajuan negeri ini, dan yang penting itu tanah Papua itu sendiri, jangan samoai kita mati di lumbung padi," kata Yandri.

Menurutnya, dengan dibongkarnya Freeport, maka kemungkinan akan terkuak banyak kasus dalamnya. Dan kalau pun sudah untuk diambil alih, maka paling tidak sebagian besar sahamnya bisa dikuasai oleh Indonesia.

"Disitulah goal kita kalau tidak ambil alih, ya 40-50 persen, tenaga kerja dari kita. Kalau itu dilakukan kekayaan kita dirasakan rakyat indonesia," tutup Yandri.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu. Menurutnya, nasionalisme bukan hanya soal politik saja tetapi juga ekonomi.

"Kalau pun teman-teman dorong Pansus angket Freeport, kami pasti dukung, karena apapun ya, itu tadi ini sangkut kepentingan nasional kita, ini tidak bisa berlama-lama,"kata Masinton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon: Sebagian Fraksi Setuju Pembentukan Pansus Freeport

Fadli Zon: Sebagian Fraksi Setuju Pembentukan Pansus Freeport

News | Sabtu, 12 Desember 2015 | 13:58 WIB

Sengkarut  PT Freeport, Politisi PDIP: Ini Praktik VOC

Sengkarut PT Freeport, Politisi PDIP: Ini Praktik VOC

News | Sabtu, 12 Desember 2015 | 13:01 WIB

Luhut Panjaitan Akui Riza Chalid adalah Teman Lamanya

Luhut Panjaitan Akui Riza Chalid adalah Teman Lamanya

News | Sabtu, 12 Desember 2015 | 07:22 WIB

Siap Dipanggil MKD Senin, Luhut: Saya Akan Hadapi

Siap Dipanggil MKD Senin, Luhut: Saya Akan Hadapi

News | Sabtu, 12 Desember 2015 | 06:00 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB