Ekonomi Cina 2016 Diramalkan Melambat

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 20 Desember 2015 | 13:46 WIB
Ekonomi Cina 2016 Diramalkan Melambat
Ilustrasi Yuan Tiongkok. (Shutterstock)

Suara.com - Perekonomian Cina tahun 2016 nanti diprediksi akan mengalami tekanan besar. Pertumbuhan ekonomi menjadi melambat.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) Cina merekomendasikan pelonggaran kebijakan moneter. Selain itu pemerintah Cina harus menurunkan suku bunga dan rasio persyaratan cadangan bank. Ini sebagai solusi mengatasi kelesuan pertumbuhan ekonomi negara terbesar kedua di dunia itu.

Cina juga harus menghentikan depresiasi yuan. Ini untuk menigkatkan ekspor.

Sebelumnya, Beijing berjuang untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sekitar 7 persen tahun ini. Meskipun Cina melakukan pelonggaran kebijakan dalam beberapa bulan terakhir.

Pemimpin tertinggi Cina memulai pertemuan tahunan untuk memetakan rencana ekonomi dan reformasi untuk 2016. Media pemerintah melaporkan Bank sentral juga disebut kurang respon terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve AS.

Sehingga perekonomian Cina diramalkan akan mengalami pertumbuhan investasi hanya 9 persen pada 2016. Padahal sejak Januari lalu pertumbuhan investasi Cina sebesar 10,2 persen.

Sementara pertumbuhan konsumsi diprediksi masih stabil. Begitu juga dengan pertumbuhan ekspor dan impor. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sengketa Laut Cina Selatan, Rizal: RI Ogah Memihak AS atau Cina

Sengketa Laut Cina Selatan, Rizal: RI Ogah Memihak AS atau Cina

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 11:02 WIB

Yuan Jadi Mata Uang Internasional, Eksportir Indonesia Untung

Yuan Jadi Mata Uang Internasional, Eksportir Indonesia Untung

Bisnis | Minggu, 13 Desember 2015 | 17:52 WIB

ISIS Rilis Nasyid Berbahasa Mandarin Untuk Rekruitmen di Cina

ISIS Rilis Nasyid Berbahasa Mandarin Untuk Rekruitmen di Cina

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 17:02 WIB

Jadi Mata Uang Dunia, Yuan Terus Menguat

Jadi Mata Uang Dunia, Yuan Terus Menguat

Bisnis | Jum'at, 04 Desember 2015 | 10:07 WIB

Apindo Yakin Pengusaha Nasional Beralih Gunakan Yuan

Apindo Yakin Pengusaha Nasional Beralih Gunakan Yuan

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:55 WIB

Atasi Polusi, Beijing Perintahkan 2.100 Pabrik Stop Operasi

Atasi Polusi, Beijing Perintahkan 2.100 Pabrik Stop Operasi

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 14:38 WIB

Yuan Masuk Keranjang SDR, Beijing Akan Lebih Membuka Diri

Yuan Masuk Keranjang SDR, Beijing Akan Lebih Membuka Diri

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2015 | 09:24 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB