Minggu Esok, Tiongkok Keluarkan UU Anti Teror

Adhitya Himawan

Jum'at, 25 Desember 2015 | 15:06 WIB
Minggu Esok, Tiongkok Keluarkan UU Anti Teror
Ilustrasi antiterorisme [Shutterstock]

Suara.com - Tiongkok akan menyetujui undang-undang anti teror terbaru mereka yang kontroversial pada Minggu (27/12/20150. Pernyataan ini dikeluarkan Parlemen Tiongkok yang bertugas untuk menyetujui kebijakan pada Jumat (25/12/2015).

Kemunculan UU Anti Teror ini mendapatkan kritik dari Amerika Serikat perihal ketentuannya yang membatasi dunia maya dan diduga berpotensi melanggar hak asasi manusia.

Rancangan undang-undang yang dapat mewajibkan perusahaan-perusahaan teknologi untuk memasang sebuah "pintu belakang" dalam produk-produknya atau menyerahkan informasi penting seperti kunci enkripsi kepada pemerintah. Rancangan ini mendapat kritik  keras oleh beberapa kelompok bisnis negara-negara Barat.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah mengatakan bahwa dia menyampaikan kekhawatirannya terkait undang-undang secara langsung kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Dalam sebuah pernyataan singkat, Kongres Rakyat Nasional Tiongkok mengatakan akan mengadakan konferensi pers pada Minggu (27/12/2015) untuk membicarakan undang-undang tersebut, mengikuti sesi akhir pembuatan undang-undang dari parlemen.

Parlemen tidak menantang atau menghadang legislasi yang diajukan oleh Partai Komunis yang berkuasa, yang artinya undang-undang tersebut dipastikan akan disetujui.

Minggu ini, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan mereka telah mengutarakan kekhawatiran yang serius terkait undang-undang yang mereka sebut akan memberikan dampak negatif yang lebih banyak daripada dampak positif dalam melawan ancaman terorisme.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyangkal pernyataan tersebut, dengan mengatakan bahwa perusahaan teknologi tidak perlu takut dan Amerika Serikat tidak memiliki hak untuk ikut campur.

Pada Kamis (24/12/2015), Kedutaan Amerika Serikat mengambil langkah yang tidak biasanya terkait peringatan keamanan Natal bagi para warga Barat di Sanlitun, sebuah wilayah diplomatik dan hiburan yang populer di Beijing.

Kepolisian Tiongkok meningkatkan patroli di sekitarnya, meskipun tidak ada ancaman spesifik yang dilaporkan.

Kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua dalam sebuah komentar berbahasa inggris, mengatakan Amerika Serikat sebaiknya berhenti berkomentar terhadap undang-undang tersebut dan lebih baik membantu Beijing memerangi terorisme.

"Yang menjadi korban dari terorisme dan ektremisme selalu warga yang tidak bersalah. dan itulah mengapa pemerintah Tiongkok melakukan langkah konkrit untuk melindungi warga negaranya, termasuk warga Amerika biasa yang menikmati Natal di wilayah Sanlitun, Beijing," ujarnya.

Para pejabat di Washington telah menentang undang-undang tersebut, digabungkan dengan rancangan peraturan perbankan dan asuransi yang baru serta banyaknya investigasi anti kepercayaan, memberikan tekanan regulasi yang tidak adil terhadap para perusahaan asing.

Undang-undang keamanan nasional Tiongkok yang diberlakukan pada Juli mewajibkan seluruh jaringan infrastruktur kunci dan sistem informasi untuk dapat diamankan dan dikendalikan.

Amerika Serikat juga telah mengatakan undang-undang tersebut akan mengekang kebebasan berekspresi dan berasosiasi.

Para pejabat Tiongkok mengatakan negara mereka menghadapi peningkatan ancaman dari para militan dan kelompok separatis, terutama di bagian barat negara mereka, Xinjiang, tempat ratusan orang telah tewas dalam kekerasan yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

Kelompok hak asasi meragukan adanya kelompok militan di Xinjiang dan mengatakan kekacauan yang ada sebagian besar dikarenakan adanya kemarahan dari penduduk Uighur setempat karena agama dan kebudayaan mereka dikekang oleh pemerintah.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kedubes Iran di Indonesia Kutuk Serangan AS ke Pesta Pernikahan, Lebih dari 70 Warga Sipil Tewas

Kedubes Iran di Indonesia Kutuk Serangan AS ke Pesta Pernikahan, Lebih dari 70 Warga Sipil Tewas

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:41 WIB

18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah

18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah

News | Kamis, 03 September 2026 | 11:26 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:00 WIB

Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Pembobol Kapal Perang Amerika Serikat

Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Pembobol Kapal Perang Amerika Serikat

News | Kamis, 03 September 2026 | 08:05 WIB

Ngamuk! Serangan Drone Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 4 Negara Timur Tengah

Ngamuk! Serangan Drone Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 4 Negara Timur Tengah

News | Kamis, 03 September 2026 | 07:50 WIB

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:27 WIB

Iran Janji Balas Serangan Militer AS ke Pesta Pernikahan di Sirik

Iran Janji Balas Serangan Militer AS ke Pesta Pernikahan di Sirik

News | Rabu, 02 September 2026 | 10:42 WIB

Serangan AS ke Iran, 4 Warga Tewas saat Acara Pernikahan Berlangsung

Serangan AS ke Iran, 4 Warga Tewas saat Acara Pernikahan Berlangsung

News | Rabu, 02 September 2026 | 10:29 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Anime Terbaik tentang Quarter-Life Crisis di Usia 20-an

5 Rekomendasi Anime Terbaik tentang Quarter-Life Crisis di Usia 20-an

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 18:30 WIB

Mahalini dan Ghea Indrawari Bikin Akhir Pekan Lebih Hidup, Hiburan Seru Tanpa Harus Keluar Kota

Mahalini dan Ghea Indrawari Bikin Akhir Pekan Lebih Hidup, Hiburan Seru Tanpa Harus Keluar Kota

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 18:29 WIB

Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Ukuran Mini untuk Pasien Berisiko Tinggi

Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Ukuran Mini untuk Pasien Berisiko Tinggi

Bogor | Jum'at, 04 September 2026 | 18:28 WIB

Cara Kerja Teknologi REEV Chery J6T CSH Solusi Berkendara Listrik Tanpa Cemas Kehabisan Daya

Cara Kerja Teknologi REEV Chery J6T CSH Solusi Berkendara Listrik Tanpa Cemas Kehabisan Daya

Otomotif | Jum'at, 04 September 2026 | 18:25 WIB

Kebakaran Apartemen Pavilion: 33 Penghuni Terjebak Berhasil Dievakuasi, 2 Orang Masih Dicari!

Kebakaran Apartemen Pavilion: 33 Penghuni Terjebak Berhasil Dievakuasi, 2 Orang Masih Dicari!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 18:14 WIB

Teka-teki Hilangnya Mozza: Kerangka Perempuan Ditemukan di Lereng Jalan Tol Jangli Semarang

Teka-teki Hilangnya Mozza: Kerangka Perempuan Ditemukan di Lereng Jalan Tol Jangli Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 18:13 WIB

Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, Mengapa Belum Ada yang Dipidana?

Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, Mengapa Belum Ada yang Dipidana?

News | Jum'at, 04 September 2026 | 18:07 WIB

Merger Adhi-PTPP Masih Belum Jelas, Skemanya Belum Ditentukan

Merger Adhi-PTPP Masih Belum Jelas, Skemanya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 18:05 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Ceramide Tanpa Fragrance, Aman untuk Kulit Sensitif

3 Rekomendasi Moisturizer Ceramide Tanpa Fragrance, Aman untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 18:05 WIB

Bantah Makar, Budi Arie Ungkit Jasa Menangkan Prabowo: Dukungan Tak Geser Sejengkal Pun!

Bantah Makar, Budi Arie Ungkit Jasa Menangkan Prabowo: Dukungan Tak Geser Sejengkal Pun!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 18:03 WIB

×