Fahri Hamzah Sebut KMP dan DPR Hadapi Ujian Besar di 2016

Madinah, Bagus Santosa

Jum'at, 01 Januari 2016 | 11:18 WIB
Fahri Hamzah Sebut KMP dan DPR Hadapi Ujian Besar di 2016
Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sekretaris Harian Koalisi Merah Putih (KMP) Fahri Hamzah mengatakan tahun 2016 merupakan tahun ujian bagi koalisinya. Menurutnya, keberadaan KMP memang banyak dipertanyakan pada masa Pilpres 2014 lalu. Namun, dia optimistis KMP harus tetap ada untuk mendukung demokrasi.

"Apakah KMP masih relevan? publik harus terus diyakini bahwa membangun kekuatan penyeimbang di luar pemerintahan adalah jalan demokrasi yang niscaya. Sebab, jika semua kekuatan politik masuk dalam pemerintahan maka akan tercipta oligarki kekuasaan yang berbahaya," kata Fahri dalam rilisnya, Jakarta, Jumat (1/1/2016).

Fahri yang juga Wakil Ketua DPR ini menambahkan, 2016 adalah tahun ujian besar KMP. Pasalnya, sejumlah anggotanya di koalisi tersebut mulai goyah. Seperti PAN yang sudah jelas mengumumkan bergabung dengan pemerinta‎h namun tetap di KMP. Kemudian Partai Demokrat dan PKS yang dalam kasus persidangan Ketua DPR Setya Novanto di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) telah bulat mendukung koalisi pemerintah.

"Sedangkan yang bertahan hanya Golkar, Gerindra dan PPP. Sementara pemerintah masih menggantung nasib Golkar dan PPP di Kementerian Hukum dan HAM," ujar Politisi PKS ini.

Karena itu, sambung Fahri, ikhtiar membangun legislatif yang kuat adalah mulia yang akan memberikan efek keseimbangan dan sistem keseimbangan (check and balance) dalam tubuh organisasi negara. Ikhhtiar KMP untuk membangun kekuatan penyeimbang harusnya didukung oleh segenap masyarakat, khususnya masyarakat sipil yang percaya dengan logika demokrasi.

"Tidak akan ada Demokrasi yang sehat jika tradisi legislatif tidak berkembang. Keinginan kelompok KMP untuk membangun parlemen yang modern harusnya didukung, karena parlemen modern adalah jaminan bagi daulat rakyat agar pengawasan publik pada pemerintahan bisa berjalan efektif. Jika parlemen dibiarkan lemah maka hegemoni kekuasaan eksekutif akan melahirkan korupsi dan penyimpangan besar-besaran," tambahnya.

Fahri mencontohkan, ‎banyak kerja DPR dalam pengawasan sangat efektif namun minim apresiasi. Semisal, Pansus angket yang pernah dipakai dalam berbagai kasus, dulu Century dan sekarang Pelindo II, jelas menunjukkan bahwa kerja korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan eksekutif yang dibungkus rapi dalam kebijakan akhirnya bisa dibongkar.

Kemudian, ada kasus Freeport yang sedang diusulkan agar DPR membuat pansus angket. Pansus Freeport akan menjadi metode pembuktian lain yang akan mengungkap bagaimana cara kekuasaan diselewengkan secara tak bertanggungjawab.

"Tapi apakah masyarakat sipil dan media masa akan mendukung? Inilah tantangan DPR 2016 agar media dan masyarakat sipil justru menjadikan DPR sebagai mitra dalam mengawasi pemerintahan yang semakin besar," ujarnya.

Dia mengakui, periode 2014-2015 penuh dengan goncangan, bahkan menyebabkan ketua DPR terjungkal. Tapi, tahun 2016 harus menjadi momentum untuk menjawab tantangan bahwa KMP yang masih menguasai sebagian besar porsi cabang kekuasaan legislatif terutama DPR RI akan melampaui keraguan untuk menciptakan keseimbangan dalam trias politika.

"Keyakinan awal para pimpinan KMP harus dikuatkan kembali bahwa membangun kekuatan penyeimbang legislatif adalah sebuah kemuliaan yang sama saja dengan memimpin eksekutif. Apalagi karena Pilpres 2019 akan dimulai lebih awal bersama Pemilu Legislatif dan popularitas Prabowo saat ini berada jauh lebih tinggi dari calon lain, termasuk Presiden Jokowi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah Tegaskan Pansus Freeport Untuk 'Ajak Ribut'

Fahri Hamzah Tegaskan Pansus Freeport Untuk 'Ajak Ribut'

News | Jum'at, 18 Desember 2015 | 13:46 WIB

Fahri Hamzah Anggap Kejagung "Main Mata" Dengan Presdir Freeport

Fahri Hamzah Anggap Kejagung "Main Mata" Dengan Presdir Freeport

News | Kamis, 10 Desember 2015 | 22:16 WIB

Pimpinan DPR: Pembahasan Revisi UU KPK Perlu Amanat Presiden

Pimpinan DPR: Pembahasan Revisi UU KPK Perlu Amanat Presiden

DPR | Rabu, 02 Desember 2015 | 13:10 WIB

Namanya Disebut, Fahri Hamzah Persoalkan Perekaman Pembicaraan

Namanya Disebut, Fahri Hamzah Persoalkan Perekaman Pembicaraan

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 11:58 WIB

Terkini

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

×