Oma Yotti Ungkap Pahit Getir Waria, Dari Jalanan ke Rumah Singgah

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 07 Januari 2016 | 18:36 WIB
Oma Yotti Ungkap Pahit Getir Waria, Dari Jalanan ke Rumah Singgah
Yopi Uktolsye alias Oma Yotti di rumah singgah waria jompo, Depok [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Usianya tak muda lagi. Tujuh puluh tiga tahun. Tapi, Yopi Uktolsye masih tetap terlihat bertenaga.

Suara.com menemui waria yang akrab disapa Oma Yotti itu di rumah singgah waria jompo yang terletak di Gang Golf, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/1/2016).

Sehari-hari, waria asal Ambon ini bertugas sebagai kepala rumah tangga di rumah singgah yang didirikan oleh Ketua Forum Komunitas Waria Indonesia Yulianus Rettoblaut atau mami Yuli tahun 2010.

Oma Yotti orangnya terbuka. Dia bercerita banyak hal. Salah satu ceritanya mengenai perjalanan hidupnya.

Tahun 1960, Oma Yotti diusir orangtuanya. Gara-garanya, ia ketahuan berpelukan dengan seorang lelaki yang tak lain asisten pribadi sang ayah.

Ayah murka. Ayah sampai mengambil sapu lidi untuk mengusir Oma Yotti. Ayah menganggapnya sudah tidak normal.

"Saat kejadian itu, aku pergi dari rumah dini hari tanpa membawa apa-apa dan langsung putuskan ke Jakarta, dengan yang aku kenakan," ujar Oma Yotti kepada Suara.com

Sejak tak diakui keluarga, dia hidup mandiri. Dia memutuskan pergi ke Jakarta.

Waria bertubuh tambun ini menceritakan awal mula berada di Jakarta. Suatu hari dia pernah ditolong seorang perempuan penjual makanan di kolong jembatan dekat Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.

Dari situ, dia belajar memasak dan membantu menjual makanan gorengan. Penghasilannya lumayan, meski tidak banyak.

Di pinggir Stasiun Jatinegara, suatu ketika, dia kenal waria. Waria itu menceritakan betapa mengiurkan hasil dari menjajakan diri. Oma Yotti penasaran dan tertarik pada penawaran itu. Lama-kelamaan, dia menikmati pekerjaan sampai 31 tahun kemudian.

Pahit getir prostitusi waria pernah dirasakan Oma Yotti. Dia pernah dicaci dan dihina orang.

"Biasa kalau diejek dibilang banci, aku terima aja, mau gimana lagi," kata Oma Yotti.

Pernah suatu hari, dia tidak dibayar pelanggannya. Dia sangat kesal, bahkan sampai mengingat terus wajah lelaki tak bertanggungjawab itu.

"Saya kesal, mau gimana lagi. Jadi saya ingetin aja muka pelanggan saya," kata Oma Yotti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aturan Ketat Rumah Singgah Waria Jompo, Tak Boleh Inapkan Lelaki

Aturan Ketat Rumah Singgah Waria Jompo, Tak Boleh Inapkan Lelaki

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 17:16 WIB

Menengok Rumah Singgah Waria Jompo Satu-satunya di Dunia

Menengok Rumah Singgah Waria Jompo Satu-satunya di Dunia

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 16:43 WIB

Kelompok Waria Ternyata Punya KTP Sendiri

Kelompok Waria Ternyata Punya KTP Sendiri

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 21:08 WIB

Rumah Singgah Waria Jompo di Depok, Satu-satunya di Dunia

Rumah Singgah Waria Jompo di Depok, Satu-satunya di Dunia

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 20:46 WIB

Potret Diskriminasi Waria Ketika Lansia hingga Tutup Usia

Potret Diskriminasi Waria Ketika Lansia hingga Tutup Usia

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 20:45 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×