Dana Bansos Dicoret, Ahok Siap Debat dengan Kemendagri

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 08 Januari 2016 | 15:28 WIB
Dana Bansos Dicoret, Ahok Siap Debat dengan Kemendagri
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (baju kemeja merah)

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri mencoret sebagian dana bantuan sosial yang dianggarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah DKI tahun 2016. Total dana bansos yang waktu itu dianggarkan sekitar Rp4 triliun untuk 236 lembaga. 

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan dana bansos paling banyak diperuntukkan untuk program pendidikan Kartu Jakarta Pintar.

"Sekarang bansos paling besar kamu kira apa? KJP itu. Bukan dikasih-dikasih untuk perusahaan-perusahaan. Nggak ada itu. Itu kan KJP yang gede," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (8/1/2016).

Ahok mengungkapkan dana untuk KJP sebelumnya tidak boleh dimasukkan ke dalam belanja pendidikan. Itu sebabnya, pemerintah memasukannya ke dana bansos.

Ahok menyatakan siap berdebat dengan Kemendagri untuk mempertahankan agar dana bansos di APBD 2016.

"Harusnya kalau menurut saya, KJP ini bagian dari belanja pendidikan. Bukan bansos. Ini bagian pendidikan harusnya. Tapi kalau soal itu kita bisa berdebat," kata Ahok.

Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri Reydonnyzar Moenek mengatakan pencoretan dana bansos sudah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005. Dalam aturan tersebut, pemberian bantuan tidak diperkenankan dilakukan secara terus menerus.

"Kita kan sudah mengingatkan tahu lalu kepada TAPD (tim anggaran pemerintah daerah), ini bisa kita tolerir sampai tahun ini tapi tahun depan tidak boleh dianggarkan lagi. kalau sifatnya terus menerusa," kata Reydonnyzar.

"Tapi ada juga yg bisa terus menerus karena ditentukan oleh Undang-undang misalnya untuk TNI, Koni, Pramuka, MUI. di luar itu yang tidak ada perintah undang-undang tidak boleh," katanya.

Dana hibah untuk dialokasikan ke Tangerang, Bekasi, Depok, dan Bogor juga tidak boleh diberikan secara terus menerus.

"Kalau setelah 3-4 tahun kemudian kok terus meneru (diberikan bantuan) kan nggak boleh kata UU. Tinggal kategorikan, misal kemarin nggak dianggarkan, dan tahun ini mau dianggarkan, itu bisa. tapi tahun depan jangan dianggarkan lagi," katanya.

Reydonnyzar mengatakan sebelum alokasi dana bansos dicoret, Kemendagri telah mengingatkan pemerintah Jakarta, namun tak dihiraukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Dikatakan Maling, Beranikah Polda Metro Panggil Ahok?

Ibu Dikatakan Maling, Beranikah Polda Metro Panggil Ahok?

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 16:51 WIB

Tak Terima Dipolisikan, Ahok Tetap Sebut Orang Ini Maling

Tak Terima Dipolisikan, Ahok Tetap Sebut Orang Ini Maling

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 10:21 WIB

Sebut Yusri Maling, Ahok Siap Dipanggil Polisi

Sebut Yusri Maling, Ahok Siap Dipanggil Polisi

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 09:51 WIB

Terkini

Dari 'Sus' hingga 'Delulu': Apakah Bahasa Gaul Mengancam Bahasa Indonesia?

Dari 'Sus' hingga 'Delulu': Apakah Bahasa Gaul Mengancam Bahasa Indonesia?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:18 WIB

OJK Ungkap Manipulasi Saham Masih Dominan Pelanggaran Pasar Modal

OJK Ungkap Manipulasi Saham Masih Dominan Pelanggaran Pasar Modal

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Dua Emiten Grup Salim INDF dan ICBP Mau Buyback Saham Rp750 Miliar

Dua Emiten Grup Salim INDF dan ICBP Mau Buyback Saham Rp750 Miliar

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:11 WIB

4 Shade Bedak Padat Viva yang Bikin Kulit Sawo Matang Tampak Natural, Mulai Rp7 Ribuan!

4 Shade Bedak Padat Viva yang Bikin Kulit Sawo Matang Tampak Natural, Mulai Rp7 Ribuan!

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Tampil Muda! 5 Lifting Eye Cream Pilihan untuk Mata Bebas Kerutan

Tampil Muda! 5 Lifting Eye Cream Pilihan untuk Mata Bebas Kerutan

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Danantara Getol Serok Saham saat IHSG Diguncang MSCI

Danantara Getol Serok Saham saat IHSG Diguncang MSCI

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Minat Saham AS Tertokenisasi Melonjak, Investor Ritel Makin Aktif

Minat Saham AS Tertokenisasi Melonjak, Investor Ritel Makin Aktif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:55 WIB

BLiSPI Youth Cup V Dibuka, Ketua DPD RI Apresiasi Keikutsertaan 74 Tim dari Berbagai Daerah

BLiSPI Youth Cup V Dibuka, Ketua DPD RI Apresiasi Keikutsertaan 74 Tim dari Berbagai Daerah

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Dari Lapangan ke Destinasi Wisata, Sport Tourism Punya Peluang Ekonomi Baru

Dari Lapangan ke Destinasi Wisata, Sport Tourism Punya Peluang Ekonomi Baru

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:53 WIB

×