Isi Blog Bahrum Naim Memuji Serangan Bom Paris

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Januari 2016 | 06:01 WIB
Isi Blog Bahrum Naim Memuji Serangan Bom Paris
Petugas Labfor Bareskrim Polri melakukan olah TKP ledakan bom di Starbucks Coffe Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat terorisme Sidney Jones menyoroti soal tulisan Bahrum Naim, sosok yang disebut di balik rencana pemboman Sarinah Jakarta, Kamis (14/1/2016) kemarin. Tulisan itu ada di blog Naim dengan judul tulisan "Pelajaran dari Serangan Prancis".

Dalam tulisan itu, Naim memuji 'kesuksesan' bom Paris 13 November 2015 lalu. Pujian itu dia tulisakan dalam blog-nya, bahrunnaim.co dua hari setelah tragedi bom, 15 November 2015.

Naim menyebutkan bom Paris cukup menakjubkan, karena dia beranggapan aksi itu dilakukan oleh 'generasi produktif' yang berusia 15 sampai 18 tahun. Dia menyebut mereka sebagai pemuda-pemuda terbaik.

Alasan kedua, bom menyasar di pusat pemerintahan yang dia sebut sebagai 'jantung pusat salibis dunia'.

"Seperti diketahui bahwasanya Prancis merupakan simbol perang salib karena ada beberapa manuskrip sejarah menyebutkan tentang Richard Lion Hearth yang memimpin perang salib ke tanah suci palestina, justru lama bermukim di Prancis daripada Inggris," kata Naim dalam tulisannya.

BACA JUGA: 

Kisah Heroik Satpam, Cegah Pembom Bunuh Diri Masuk Sarinah

Ketiga, bom Paris merenggut korban ratusan orang. "Serangan ini merupakan serangan inspiratif di tengah kekhawatiran barat terhadap banyaknya pendukung Daulah Islam yang memasuki pengungsi yang bermigran ke Eropa. Sebuah survey mengatakan bahwa 35 persen pengungsi Suriah adalah pendukung Daulah Islam," tulis dia lagi.

Lewat tulisannya itu, Naim juga mengambil pelajaran dari serangan teror yang banyak dikutuk dunia itu. Menurutnya aksi bom Paris dilakukan dengan rapi.

Teror itu juga dilakukan dengan koordinasi terbatas. "Saat ini mereka kebingungan bagaimana koordinasi dilakukan pelaku terhadap Daulah Islam, antar pelaku, hingga terhadap orang orang disekitar pelaku (keluarga, teman, penyedia senjata, dll). Para pelaku berhasil merinci orang orang yang berada dalam ring 1, ring dua, dan ring tiga. Dan mengacaukan skema ring yang diketahui secara umum oleh kuffar dan salibis," tulisanya.

Terakhir, Naim memuji pembinaan yang dilakukan ISIS. Pembinaan itu menciptakan 'kader' ISIS yang loyal.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Tito Karnavian menyebut Bahrun Naim, berada di balik serangan teror bom Sarinah Jakarta, Kamis (14/1/2016) siang kemarin. Naim sudah merencanakan aksinya.

Naim ini bukan nama baru di daftar teroris Indonesia. Dia pernah dipenjara 2011 lalu karena dianggap terbukti terkait aksi terorisme dan kepemilikan amunisi ilegal. Namun Naim bebas 2014 dan langsung berangkat ke Suriah berhabung dengan ISIS.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Sebelum Horor di Sarinah, Kelompok Teroris Ancam Bikin "Konser"

Kisah Jamal, Tukang Sate Asyik Kipasi Sate di Tengah Baku Tembak

Ada 9 Bola Magnet 'Bersarang' di Perut Balita Ini

Bintang "Power Rangers" Diancam 26 Tahun Penjara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inggris Minta Warganya di Indonesia Waspada Serangan Bom

Inggris Minta Warganya di Indonesia Waspada Serangan Bom

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 03:01 WIB

PBNU Dorong Jokowi Evaluasi Kerja Intelijen

PBNU Dorong Jokowi Evaluasi Kerja Intelijen

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 02:33 WIB

ISIS Resmi Akui Bom Sarinah Tanggungjawabnya

ISIS Resmi Akui Bom Sarinah Tanggungjawabnya

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:55 WIB

Warga Belanda Korban Bom Bunuh Diri Lewati Masa Kritis di RSPAD

Warga Belanda Korban Bom Bunuh Diri Lewati Masa Kritis di RSPAD

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:53 WIB

Aparat Korban Bom Sarinah Harus Diberi Penghargaan

Aparat Korban Bom Sarinah Harus Diberi Penghargaan

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 01:03 WIB

Pascabom Sarinah Jakarta, Sulsel dan Sulbar Siaga Satu

Pascabom Sarinah Jakarta, Sulsel dan Sulbar Siaga Satu

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:28 WIB

DPR: Ini Serangan Terbuka Teroris yang Pertama di Indonesia

DPR: Ini Serangan Terbuka Teroris yang Pertama di Indonesia

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:13 WIB

Fraksi PKS Ke RSPAD Kunjungi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

Fraksi PKS Ke RSPAD Kunjungi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 23:57 WIB

Satpam Tatap Muka Peneror Bom Thamrin, Sempat Dimaki-maki

Satpam Tatap Muka Peneror Bom Thamrin, Sempat Dimaki-maki

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 23:28 WIB

Beri Info 'Sesat' Bom, TVone Diberi Sanksi KPI

Beri Info 'Sesat' Bom, TVone Diberi Sanksi KPI

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:51 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×