Inggris Minta Warganya di Indonesia Waspada Serangan Bom

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2016 | 03:01 WIB
Inggris Minta Warganya di Indonesia Waspada Serangan Bom
Petugas Labfor Bareskrim Polri melakukan olah TKP ledakan bom di Starbucks, Jakarta, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengimbau warganya untuk menjauhi lokasi serangan bom yang terjadi kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) kemarin siang. Mereka diminta untuk waspada.

"Kami menginstruksikan kepada seluruh warga Inggris menjauhi tempat kejadian dan menyarankan berkoordinasi dengan petugas federal untuk mengetahui daerah mana saja yang terdampak," katanya di sela-sela seminar 'Understanding The Opportunities for East Java Business With British Business' di Hotel Majapahit Surabaya, Kamis malam.

Setiap tahunnya ada sekitar 220.000 warga Inggris yang mengunjungi Indonesia setiap tahun. Sebagian besar kunjungan dari warga Inggris bebas masalah. Namun di beberapa tempat yang tidak diduga terdapat ancaman yang tinggi dari terorisme.

"Kelompok teroris terus merencanakan serangan dan memiliki kapasitas dan niat untuk melakukan serangan ini kapan saja dan di mana saja di negara ini, sehingga bagi warga Inggris maupun Indonesia harus mewaspadai selama periode liburan seperti Paskah, Natal, Tahun Baru, maupun Nyepi," ujarnya.

Menurut dia, Inggris benar-benar mengutuk tindakan-tindakan yang tidak masuk akal, seperti kekerasan terorisme yang terjadi di Indonesia dan akan terus memberikan dukungan dan bantuan kepada Pemerintah Indonesia.

 "Kami akan terus memberikan dukungan dan bantuan kepada Pemerintah Indonesia, karena mereka bekerja untuk mengalahkan orang-orang yang merencanakan dan mengabadikan aksi-aksi teror," tuturnya.

Ia juga menyarankan kepada Nationals Inggris di Jakarta dan tempat lain di Indonesia untuk mempertahankan kewaspadaan dan memonitor saran wisata dari Kantor Kementerian Persemakmuran dan Luar Negeri Inggris (FCO), media lokal dan mengikuti saran dari otoritas keamanan setempat.

"Dalam kejadian seperti ini kami masih tetap menyadari siapapun korbannya, baik dari warga Indonesia maupun misalnya saja dari warga Inggris, kami akan tetap dalam hubungan dekat dengan pemerintah Indonesia," terangnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Resmi Akui Bom Sarinah Tanggungjawabnya

ISIS Resmi Akui Bom Sarinah Tanggungjawabnya

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:55 WIB

Warga Belanda Korban Bom Bunuh Diri Lewati Masa Kritis di RSPAD

Warga Belanda Korban Bom Bunuh Diri Lewati Masa Kritis di RSPAD

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:53 WIB

Aparat Korban Bom Sarinah Harus Diberi Penghargaan

Aparat Korban Bom Sarinah Harus Diberi Penghargaan

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 01:03 WIB

Pascabom Sarinah Jakarta, Sulsel dan Sulbar Siaga Satu

Pascabom Sarinah Jakarta, Sulsel dan Sulbar Siaga Satu

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:28 WIB

DPR: Ini Serangan Terbuka Teroris yang Pertama di Indonesia

DPR: Ini Serangan Terbuka Teroris yang Pertama di Indonesia

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:13 WIB

Fraksi PKS Ke RSPAD Kunjungi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

Fraksi PKS Ke RSPAD Kunjungi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 23:57 WIB

Satpam Tatap Muka Peneror Bom Thamrin, Sempat Dimaki-maki

Satpam Tatap Muka Peneror Bom Thamrin, Sempat Dimaki-maki

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 23:28 WIB

Beri Info 'Sesat' Bom, TVone Diberi Sanksi KPI

Beri Info 'Sesat' Bom, TVone Diberi Sanksi KPI

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:51 WIB

Penjelasan Supir Truk yang Bannya Meledak di Kawasan Sarinah

Penjelasan Supir Truk yang Bannya Meledak di Kawasan Sarinah

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:38 WIB

Objek Vital di Bekasi Diperketat Pascabom Sarinah

Objek Vital di Bekasi Diperketat Pascabom Sarinah

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:31 WIB

Terkini

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB