Suara.com - Terduga pelaku bom bunuh diri Sarinah, MA, diketahui aktif dalam kegiatan kerohanian di sekitar rumahnya, di Kampung Sanggrahan, Gang Kamboja, RT 2/3, nomor 22, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.
Tetangganya, AA, mengatakan MA rajin di masjid lingkungan rumah tersebut. Bahkan, MA kerap melaksanakan ibadah salat berjamaah bersamanya.
"Dia aktif di masjid, saya sering salat bareng," kata AA di kediaman MA, Jumat (15/1/2016) malam.
Kata AA, di rumah MA memang kerap dilakukan perkumpulan. Perkumpulan itu mendatangkan orang-orang di luar kampung ini.
Hal ini juga dibenarkan oleh istri MA, SM (31). Hampir tiap pekan sekali, rutin digelar pengajian di rumah mereka. Tamu undangannya adalah rekan-rekan MA.
"Seminggu sekali ada pengajian sambil ngobrol-ngobrol biasa," kata SM yang mengaku tidak pernah mencurigai aktivitas sang suami.
Malam ini, Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah MA. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara lantaran lokasi tersebut dijadikan tempat untuk pengolahan bom sebelum beraksi di Sarinah.
Ditanya soal kebenaran rumahnya dijadikan tempat perakitan bom, MS malah mempertanyakan hal itu. "Lihat saja di rumah (nggak ada apa-apa)," kata MS.