Antisipasi Gafatar, Pemerintah Jatim Lakukan Ini

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 16 Januari 2016 | 12:13 WIB
Antisipasi Gafatar, Pemerintah Jatim Lakukan Ini
Gubernur Jawa Timur Soekarwo. [Antara/Suryanto]

Suara.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah provinsi setempat mengajak dialog pegawainya, khususnya mereka yang berperilaku menyimpang sekaligus mengantisipasi masuknya aliran Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

"Kalau menemukan seperti itu, sering-sering diajak dialog dan didekati. Jangan sampai kepala tidak mengetahui kondisi anak buah," ujarnya kepada wartawan, di Surabaya, Sabtu (16/1/2016).

Salah seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov Jatim bernama Faradina diduga mengikuti aliran Gafatar seiring menghilangnya perempuan 25 tahun tersebut dari rumah kos sejak November 2015.

Menanggapi adanya laporan tersebut, Gubernur Jatim berharap tidak terjadi lagi dan kepala dinas lebih aktif memantau dan bertindak sesuai prosedur berlaku.

Terkait kasus Faradina, orang nomor satu di Jatim itu berharap segera ada kejelasan informasi dan ditemukan, sehingga alasannya menghilang hingga dilaporkan ke polisi diketahui.

"Kalau ada yang mengajak dengan iming-iming dan tawaran kurang masuk akal, saya heran kok mau saja ikut," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya.

Disinggung sanksi, mantan Sekdaprov Jatim itu mengatakan bahwa sudah ada peraturan yang menerangkannya, yakni seorang PNS bisa dipecat jika tidak masuk tanpa alasan jelas selama enam bulan.

"Kalau dulu sanksi pecat jika PNS absen enam bulan berturut-turut, tapi sekarang hitungannya kumulatif. Jadi, jika ditotal sudah enam bulan bolos maka ancamannya pecat dengan tidak hormat," katanya.

Sebelumnya, Faradina, seorang PNS yang menghilang merupakan pegawai di Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang (PU CKTR) Jatim, yang tercatat bekerja sejak November 2014.

Kepala Dinas PU CKTR Jatim Gentur S Prihantono ketika dikonfirmasi wartawan mengaku belum mengenalnya pribadi, namun membenarkan bahwa Faradina adalah salah seorang stafnya yang hilang sejak lama dan belum diketahui alasannya.

"Benar, dia anak buah saya yang bertugas di staf bidang tata ruang. Yang saya tahu, anaknya pintar, lulusan S-2 Universitas Diponegoro Semarang dan menjadi PNS setahun lebih," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 54 Orang Dilaporkan Hilang di Jateng Terkait Gafatar

Sebanyak 54 Orang Dilaporkan Hilang di Jateng Terkait Gafatar

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 14:42 WIB

Dua Psikiater Gali Kisah Kehidupan Dokter Rica

Dua Psikiater Gali Kisah Kehidupan Dokter Rica

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 01:34 WIB

Terkini

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:03 WIB

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:48 WIB

Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik

Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:47 WIB

Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri

Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:43 WIB

Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol

Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:35 WIB

Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI

Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:32 WIB

Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi

Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:19 WIB

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:09 WIB