Begini Cara Polisi Pastikan Kopi Mirna Ditaburi Racun Sianida

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 18 Januari 2016 | 16:37 WIB
Begini Cara Polisi Pastikan Kopi Mirna Ditaburi Racun Sianida
Prarekonstruksi kasus Wayan Mirna Salihin (27) di kafe Olivier, Grand Indonesia [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bagaimana cara Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri memastikan sisa es kopi Vietnam yang dikonsumsi Wayan Mirna Salihin (27) di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, mengandung racun sianida?

Sespuslabfor Mabes Polri Komisaris Besar Hudi Suryanto mengatakan ada banyak metode yang dipakai untuk menjawab pertanyaan tersebut.

"Metode banyak, bukan satu hal itu untuk mendapatkan akurasi penyelidikan. Antara lain, metode Conway Mikro diffusion, Wizards Test, GCMS GC, GCMS MS, Test Semi Kuantitatif Sianida, Test Digital Forensik Paper, Test Arsen, Kadar Keasaman dan Ion Pronatografi," kata Hudi di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/1/2016).

Untuk menganalisa sampel es kopi tersebut, kata Hudi, petugas memeriksa lagi enam alat bukti.

Keenam barang bukti tersebut yaitu satu gelas cairan sisa kopi yang diminum Mirna, satu botol yang berisi sisa kopi Mirna, satu botol kopi yang ada di kafe Olivier, hasil autopsi lambung Mirna, empedu, dan hati serta dua alat suntik yang berisi urine korban.

"Hasil yang didapat, ternyata untuk barang bukti yang pertama dan kedua dan lambung korban positif mengandung sianida jenis natrium sianida (nacn) dan kafein," katanya.

Sisa kopi yang masih ada di botol dan belum dibuat di kafe Olivier juga diperiksa petugas. Hasilnya tidak ditemukan sianida. Di sana hanya ada kandungan kafein.

Cairan kopi pembanding yang diambil dari kafe Olivier juga ditelisik, hasilnya tidak ditemukan kandungan sianida. Dengan kata lain, racun tersebut masuk ke dalam es kopi Mirna setelah disajikan pelayan kafe.

"Hati dan empedu korban, serta urine korban itu dinyatakan senyawa kafein," kata Hudi.

Meski demikian, hasil pemeriksaan tersebut belum final. Penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap enam barang barang bukti tersebut untuk menemukan seberapa banyak kadar sianida yang ada di kopi dan lambung Mirna.

"Proses pemeriksaan masih berlanjut untuk menemukan kadar sianidanya. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama akan kami sampaikan ke penyidik," kata Hudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Kematian Mirna Ditingkatkan ke Penyidikan

Kasus Kematian Mirna Ditingkatkan ke Penyidikan

News | Senin, 18 Januari 2016 | 16:22 WIB

Polisi Jelaskan Bagaimana Racun Sianida Masuk ke Tubuh Mirna

Polisi Jelaskan Bagaimana Racun Sianida Masuk ke Tubuh Mirna

News | Senin, 18 Januari 2016 | 16:15 WIB

Polisi Selidiki Cara Racun Sianida Masuk ke Kopi Mirna

Polisi Selidiki Cara Racun Sianida Masuk ke Kopi Mirna

News | Senin, 18 Januari 2016 | 16:02 WIB

Korban Bom Thamrin Ternyata Karyawan di Perusahaan Teman Mirna

Korban Bom Thamrin Ternyata Karyawan di Perusahaan Teman Mirna

News | Senin, 18 Januari 2016 | 14:57 WIB

Polisi Pastikan Kopi Mirna Ditaburi Sianida, Siapa Pelakunya?

Polisi Pastikan Kopi Mirna Ditaburi Sianida, Siapa Pelakunya?

News | Senin, 18 Januari 2016 | 14:04 WIB

Kopi Mirna Kandung Racun Sianida, Kopi Kafe Diperiksa Lagi

Kopi Mirna Kandung Racun Sianida, Kopi Kafe Diperiksa Lagi

News | Senin, 18 Januari 2016 | 13:49 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB