Ratusan Eks Anggota Gafatar Ucapkan Syahadat

Ruben Setiawan

Kamis, 21 Januari 2016 | 01:59 WIB
Ratusan Eks Anggota Gafatar Ucapkan Syahadat
Warga Eks Gafatar Dipaksa Pindah

Suara.com - Ratusan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Desa Karya Jaya, Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, akhirnya mengucapkan syahadat sebagai ikrar mereka kembali ke ajaran Islam.

"Pengucapan syahadat oleh bekas anggota kelompok Gafatar tersebut dipimpin Ketua MUI Samboja K.H. Saifuddin Marzuki dengan disaksikan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan Samboja, Kepala Kementarian Agama Kutai Kartanegara, Kantor Urusan Agama Samboja, tokoh masyarakat, tokoh adat, ormas, dan LSM serta dihadiri sekitar 1.500 warga Samboja dan sekitarnya," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Dafip Haryanto yang dihubungi dari Samarinda, Rabu (20/1) malam.

Pada Rabu (20/1) sekitar pukul 10.30 Wita, katanya, dilaksanakan pertemuan di Kantor Desa Karya Jaya yang dipimpin komandan Koramil Samboja yang juga dihadiri kepala Polsek Samboja serta sejumlah tokoh masyarakat di daerah itu.

Pertemuan tersebut, katanya, membicarakan langkah-langkah terkait dengan rencana pengucapan dua syahadat oleh bekas anggota Gafatar.

Pertemuan kembali dilanjutkan antara warga dengan mantan anggota kelompok Gafatar di Masjid Al-Huda, Desa Karya Jaya.

Pada pertemuan tersebut, ratusan warga meminta agar bekas anggota kelompok Gafatar meninggalkan Kecamatan Samboja.

Warga memberi tenggang waktu selama tujuh hari atau hingga 27 Januari 2016 kepada mantan anggota kelompok Gafatar untuk meninggalkan Kecamatan Samboja.

Hingga usai pertemuan dengan bekas anggota kelompok Gafatar, katanya, situasi kamtibmas di Kutai Kartanegara, khususnya di Kecamatan Samboja, tetap aman dan kondusif.

"Setelah pengucapan syahadat oleh mantan anggota kelompok Gafatar tersebut, dilanjutkan shalat berjamaah kemudian dialog antara warga dan mantan anggota Gafatar tersebut. Hingga selesai pertemuan tersebut, situasi tetap aman dan kondusif," kata Dafip Haryanto.

Kapolres Kutai Kartanegara Ajun Komisaris Besar Handoko meminta masyarakat di daerah itu menghormati keputusan pada pertemuan dengan mantan anggota Gafatar tersebut.

"Tentunya, kita ingin situasi di Kutai Kartanegara tetap kondusif sehingga semua harus menghormati apapun hasil dari keputusan tersebut," ujarnya.

Kapolsek Samboja Ajun Komisaris Polisi Dika Yosef Anggara menyatakan keberadaan kelompok Gafatar di daerah itu mulai terpantau sejak pertengahan Agustus 2015 yang awalnya hanya berjumlah 30 orang dan saat ini bertambah menjadi 227 orang.

Anggota Gafatar tersebut, kata dia, umumnya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

"Anggota Gafatar itu awalnya hanya berjumlah 30 orang kemudian terus bertambah dan saat ini sudah mencapai 227 orang sehingga setiap bulan bertambah antara 20 sampai 30 orang," katanya.

Setelah dilakukan pertemuan bersama warga, unsur musyawarah pimpinan kecamatan, kata dia, terungkap ada sekitar 201 yang mengaku sebagai bekas anggota Gafatar, sedangkan 26 orang mengaku baru datang.

"Mereka mengaku berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dan datang ke Samboja untuk mengubah nasib. Aktivitas mereka adalah bertani dan sejauh ini kami memang belum melihat adanya aktivitas mencurigakan dari kelompok itu," katanya.

Awalnya, masyarakat belum terlalu resah atas keberadaan mereka. Namun, karena anggota terus bertambah banyak, masyarakat mulai khawatir.

"Dan mendatangi permukiman mereka," ujar Dika Yosef Anggara.

Sejak awal kedatangan kelompok Gafatar pada pertengahan Agustus 2015, Polsek Samboka terus memantau kegiatan mereka.

"Sejak mereka mulai masuk, kami sudah mulai pantau dan terus melakukan pertemuan, mencegah warga bergerak. Hari ini (20/1) kami mendahului massa untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan," kata Dika Yosef Anggara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

×