Mengintip Industri Seks Komersial di India

Sabtu, 23 Januari 2016 | 06:20 WIB
Mengintip Industri Seks Komersial di India
Ilustrasi PSK. (Shutterstocks)

Suara.com - Mumbai adalah kota besar di India. Di sana banyak uang beredar karena lapangan pekerjaan pun melimbah, salah satunya industri pekerja seks komersial di sana.

Namun kepolisian menindak tegas industri seks komersial di Mumbai. Bahkan pemerintah memberikan pajak yang sangat tinggi untuk pengusaha industri tersebut yang tetap buka. Terutama di kawasan Kamathipura dan Falkland.

Tindakan pengetatan itu untuk menghilangkan penularan penyakit seks sembarang dan perdagangan manusia untuk dipekerjakan sebagai 'budak' seks. Namun pengetatan itu tidak berdampak baik.

Kini industri seks di sana berjalan diam-diam atau di bawah tanah. Para PSK menjajakan diri bergeser ke kawasan Vashi, Bhiwandi dan Bhandup. Menyebarnya PSK dikhawatirkan menambah dafar panjang kekerasan seks.

Dalam 4 tahun terakhir, kekerasan seks di sana melonjak sampai 390 persen.

"Seluruh modus operandi dari industri seks komersial berubah," kata Shailja Mehta, aktivis LSM pemerhati hak perlindungan perempuan di Mumbai.

"Ini menjadi kurang melembaga, kurang formal, dan jauh lebih curang dan halus sekarang," lanjut dia.

Kebanyakan perempuan dan anak-anak dibawa dari negara-negara lain. Termasuk dari Nepal dan Bangladesh. Mereka diming-imingi gaji besar kerja di kota.

Namun nasib terburuk justru menghampiri mereka. Perempuan dan anak-anak itu diperdagangkan menjadi pekerja seks. Paling tidak menjadi pekerja di sebuah panti pijat plus-plus.

Hampir 36 juta orang diperbudak seluruh dunia, menurut 2014 Indeks Perbudakan global. Sementara 16 juta di antaranya ada di India.

"Industri komersial seks Mumbai telah berubah dari cukup umum, operasi terbuka untuk bisnis pribadi sampai rahasia," kata Sanjay Macwan, Direktur International Justice Mission di Mumbai.

"Sifat dari kekerasan terhadap perempuan berbeda sekarang, dan sulit untuk mengamati. Hal ini juga sangat sulit untuk melacak dan membawa pelaku ke pengadilan, karena bahkan korban tidak cukup tahu siapa penyelundup dan siapa germo," tambahnya.

Industri komersial seks India menghasilkan pendapatan hingga 343 miliar dolar per tahun. Ini menurut sebuah laporan tahun 2014 dari jaringan Global Menentang Pekerja Anak.

Tidak hanya Mumbai, kota-kota tetangga seperti Thane, Pune dan Sangli juga muncul sebagai tujuan untuk pekerja seks yang diperdagangkan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI