Polisi Takut Digugat Kalau Segera Umumkan TSK Kasus Mirna?

Siswanto Suara.Com
Minggu, 24 Januari 2016 | 17:20 WIB
Polisi Takut Digugat Kalau Segera Umumkan TSK Kasus Mirna?
Pra rekonstruksi kasus Wayan Mirna Salihin (27) di kafe Olivier, Grand Indonesia [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Siapa orang yang menaburkan racun ke es kopi Vietnam di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, yang diminum Wayan Mirna Salihin (27), Rabu (6/1/2016) itu, masih misterius.

Artinya, kasus ini sudah berjalan hampir tiga pekan, meski levelnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Penyidik masih berjuang untuk mengakurasi bukti-bukti yang telah didapat.

Anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi Hanura Syarifuddin Sudding tidak melihat langkah polisi tersebut sebagai langkah lamban, apalagi karena takut dipraperadilankan kalau menetapkan tersangka.

"Saya kira bukan seperti itu. Polisi kan hati-hati. Polisi kan butuh alat bukti," kata Sudding kepada Suara.com, Minggu (24/1/2016).

Sudding mengatakan kalau polisi sudah memiliki alat bukti yang cukup tentu mereka akan mengumumkan hasilnya kepada publik.

"Tidak ada ketakutan. Cuma butuh ketelitian dan kehati-hatian dalam hal menetapkan siapa tersangkanya," kata Sudding.

Sudding mengatakan untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, harus ada sekurang-kurangnya dua alat bukti sebagaimana diatur dalam KUHP.

Saat ini, Polda Metro Jaya masih minta bantuan kepolisian federal Australia untuk mengungkap kasus kematian Mirna.

Guru Besar Ilmu Kriminologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Adrianus Meliala menduga kerjasama tersebut untuk mengungkap motif.

"Polisi mencoba berbagai kemungkinan, termasuk misalnya ada motif yang bisa muncul pada masa korban bersekolah di Australia dulu," kata Adrianus

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica Kumala Wongso (27) dan Hani (27). Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008. Jessica dan Hani merupakan saksi dalam kasus kematian Mirna. Jessica adalah orang yang memesan es kopi Vietnam yang diminum Mirna dan kemudian meninggal dunia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI