Mantan Gafatar Diusir, Aset Dijarah, Siapa Bertanggungjawab?

Siswanto, Welly Hidayat

Selasa, 26 Januari 2016 | 18:20 WIB
Mantan Gafatar Diusir, Aset Dijarah, Siapa Bertanggungjawab?
Lokasi permukiman warga eks Gafatar yang dibakar massa di kawasan Monton Panjang, Dusun Pangsuma, Desa Antibar, Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Selasa (19/1). [Antara]

Suara.com - Mantan Ketua Umum Gerakan Fajar Nusantara Mahful M. Tumanurung mengecam keras tindakan pengusiran dan pembakaran rumah mantan pengikut Gafatar di Kalimantan Barat.

"Kami kutuk perbuatan itu, pengusiran secara paksa yang sistematis, pengrusakan serta pembakaran dan juga penjarahan terhadap aset yang dimana lahan kami itu adalah sah," kata Mahful dalam konferensi persi di LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2016).

Saat ini, ribuan mantan pengikut Gafatar dipulangkan pemerintah ke daerah masing-masing. Mereka terpaksa meninggalkan harta benda karena sudah tidak mungkin dipertahankan setelah ada gerakan anti terhadap Gafatar.

Mahful meminta pertanggungjawaban terhadap semua yang terlibat dalam perusakan dan penjarahan harta benda milik mantan anggota Gafatar.

"Kami meminta kepada pemerintah atau pihak berwenang untuk dapat menjamin keselamatan diri dan aset yang terpaksa kami tinggalkan di Kalimantan," kata Mahful.

Mahful datang ke LBH Jakarta untuk meminta bantuan untuk menangani kasus tersebut.

"Untuk itu, kami menuntut kepada pihak berwenang untuk terus mengusut dan menuntaskan persoalan ini secara hukum," kata Mahful.

"Mereka dipaksa meninggalkan masa depan di Kalimantan. Dari mana modal usaha untuk bertani kok. Saya sendiri prihatin karena mereka sudah tidak punya apa-apa dan memindahkan aset ke sana," Mahful menambahkan.

Organisasi ini telah dibubarkan secara nasional sejak 13 Agustus 2015.

Meski Gafatar sudah dibubarkan, program kerja Gafatar yakni kedaulatan pangan tetap berjalan.

Mengapa selama ini mereka tertarik ke Kalimantan Barat? Mahful menjelaskan karena daerah tersebut memberikan penghidupan yang baik.

"Kami hanya lakukan program kedaulatan pangan, kami sepakat dalam kongres luar biasa itu fokus pada membangun bangsa lewat kedaulatan pangan tidak ada pemaksaan sama sekali," kata Mahful.

Meski bubar, program kerja Gafatar yakni kedaulatan pangan tetap berjalan.

Mahful mengatakan kedaulatan pangan sangat penting karena di masa mendatang masalah dunia adalah persoalan pangan.

Mahful mengatakan Kalimantan merupakan daerah yang strategis untuk bercocok tanam. Tanaman subur dan harga tanah masih relatif murah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Ketum Gafatar: Itu Semua Opini Buat Hantam Kami

Mantan Ketum Gafatar: Itu Semua Opini Buat Hantam Kami

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 18:02 WIB

Pimpinan DPRD DKI Tolak Eks Gafatar Tinggal di Rusun

Pimpinan DPRD DKI Tolak Eks Gafatar Tinggal di Rusun

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:58 WIB

Mantan Ketua Umum Gafatar Jelaskan Kenapa Pilih Kalbar

Mantan Ketua Umum Gafatar Jelaskan Kenapa Pilih Kalbar

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:19 WIB

Gafatar: Kami Menolak Disebut Ingin Bangun Negara Baru

Gafatar: Kami Menolak Disebut Ingin Bangun Negara Baru

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:05 WIB

Polri Kaji Dugaan Tindak Pidana Gafatar

Polri Kaji Dugaan Tindak Pidana Gafatar

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 16:42 WIB

Terkini

Gubernur Sulsel Singgung Kualitas Udara Makassar, Diprediksi Makin Buruk

Gubernur Sulsel Singgung Kualitas Udara Makassar, Diprediksi Makin Buruk

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Hempas Jerawat, Praktis Hanya 4 Langkah dan Harga Terjangkau

Urutan Skincare Malam Viva untuk Hempas Jerawat, Praktis Hanya 4 Langkah dan Harga Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Maudy Ayunda Bawa Misi Pelestarian Alam dan Pendidikan Anak Lewat Brand Skincare Besutannya

Maudy Ayunda Bawa Misi Pelestarian Alam dan Pendidikan Anak Lewat Brand Skincare Besutannya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Realisasi Anggaran Pendidikan Rp 574,2 T di September 2026, MBG Sedot Rp 134,4 T

Realisasi Anggaran Pendidikan Rp 574,2 T di September 2026, MBG Sedot Rp 134,4 T

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Sebentar Lagi Harga Beras Turun, Bulog Mau Guyur 300 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun

Sebentar Lagi Harga Beras Turun, Bulog Mau Guyur 300 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Cekcok soal Pekerja Refleksi Berujung Perkelahian, Pria 56 Tahun Tewas

Cekcok soal Pekerja Refleksi Berujung Perkelahian, Pria 56 Tahun Tewas

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kasus Korupsi Bea Cukai: Dedi Congor Batal Diperiksa KPK, Kembali Berdalih Sakit

Kasus Korupsi Bea Cukai: Dedi Congor Batal Diperiksa KPK, Kembali Berdalih Sakit

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Breaking News! Belasan Siswa SD Negeri di Medan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG

Breaking News! Belasan Siswa SD Negeri di Medan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Bobby Nasution soal Ijazah Gibran: Saran Saya Sekalian Permasalahkan Sarjananya

Bobby Nasution soal Ijazah Gibran: Saran Saya Sekalian Permasalahkan Sarjananya

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Oppo A7 Pro Series Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp7,49 Juta

Oppo A7 Pro Series Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp7,49 Juta

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:55 WIB

×