Mendagri: Lagi Pusing Masalah ISIS, Muncul Gafatar

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 02 Februari 2016 | 16:40 WIB
Mendagri: Lagi Pusing Masalah ISIS, Muncul Gafatar
Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dan Mentri Kehutanan Siti Nurbaya mengadakan pertemuan dengan Pimpinan KPK di Jakarta, Jumat (21/8). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku pusing dengan kemunculan kelompok Gafatar. Kelompok ini dianggap mengancam karena ingin mendirikan negara di dalam negara.

Menurut mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menghapus paham Gafatar sulit. Terlebih sebelumnya dia dihadapkan dengan persoalan radikalisme ISIS.

"Sulit, ini kayak virus, sudah kayak flu. Udah kayak virus flu kok. Siapa yang mengira muncul Gafatar? Lagi pusing masalah ISIS muncul Gafatar," ujar Mendagri usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2016).

Politisi PDI-Perjuangan ini menilai dana masuk dari luar cukup tinggi. "Dana luar cukup banyak di sini kita nggak siap," katanya tanpa menjelaskan dana dari luar mana.

Tjahjo menjelaskan eks Gafatar yang saat ini telah dikembalikan ke sejumlah daerah di Indonesia, harta benda mereka yang ada di Kalimantan Barat belum ada rencana untuk dikembalikan oleh pemerintah.

"Jangan melihat aset, ini masalah idiologi, masalah keyakinan, cuci otak, arahnya sudah mau membentuk negara baru di negara kita. Nak bisa, kita harus tegas siapa kawan siapa lawan," jelas Tjahjo.

Lebih lanjut, walaupun pemerintah belum tahu akan mengembalikan aset-aset eks Gafatar atau tidak, namun Tjahjo telah meminta Pemerintah Daerah setempat untuk mendata aset mereka.

"Tujuan hijrah ke sana (Kalimantan) kan punya maksud tertentu, ada yang jual aset di daerah. Kami belum mau berkomentar (akan mengembalikan aset mereka atau tidak), didata dulu. Yang penting diamankan dan nggak dijarah dulu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menag Tuduh Gafatar Mau Bentuk Negara Islam

Menag Tuduh Gafatar Mau Bentuk Negara Islam

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 14:51 WIB

Menteri Agama Minta Masyarakat Terima Eks Anggota Gafatar

Menteri Agama Minta Masyarakat Terima Eks Anggota Gafatar

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 14:51 WIB

Ini Kesulitan Urus Sekolah Anak-anak Mantan Gafatar

Ini Kesulitan Urus Sekolah Anak-anak Mantan Gafatar

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 13:53 WIB

Puan Minta Semua Pemda Jemput Eks Gafatar dari Penampungan

Puan Minta Semua Pemda Jemput Eks Gafatar dari Penampungan

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 13:05 WIB

Sebanyak 603 Eks Anggota Gafatar DIpulangkan ke Daerahnya

Sebanyak 603 Eks Anggota Gafatar DIpulangkan ke Daerahnya

News | Minggu, 31 Januari 2016 | 00:52 WIB

Ini Sebabnya Para Eks Anggota Gafatar Kehabisan Harta Benda

Ini Sebabnya Para Eks Anggota Gafatar Kehabisan Harta Benda

News | Jum'at, 29 Januari 2016 | 19:01 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×