Mirna Dibunuh Pakai Sianida, Reaksinya Cepat dan Mengerikan

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2016 | 16:50 WIB
Mirna Dibunuh Pakai Sianida, Reaksinya Cepat dan Mengerikan
Ilustrasi minuman (Shutterstock)

Suara.com - Senyawa hidrogen sianida yang diyakini jenis racun yang dimasukkan ke dalam es kopi Vietnam yang kemudian merenggut nyawa Wayan Mirna Salihin (27) memiliki karakter sangat kuat.

"Sianida ini cukup cepat berdifusi dengan jaringan di sel tubuh, dalam waktu 15 detik pun bisa masuk di sel sel tubuh," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak di Mapolda Metro Jaya, Selasa, (2/2/2016).

Saat zat tersebut masuk ke dalam sel tubuh, dengan cepat mempengaruhi saluran pernapasan korban.

Kemudian dalam hitungan menit, senyawa tersebut dapat merusak saluran pernafasan.

"Dalam waktu tiga menit bisa mempengaruhi frekuensi dari pernafasan, cepat dan dangkal. Karena apa? Karena reaksi dari sianida itu tubuh memerlukan O2 yang banyak, sehingga cepat mengganggu pernafasan," kata dia.

Lebih jauh, Musyafak menjelaskan reaksi korban setelah terkena hidrogen sianida.

"Bisa kejang, dampaknya itu bisa kejang, bisa sampai koma, karena sianida ini kan memblok O2 yang dikasih sel sel tubuh sehingga sel sel tubuh kekurangan oksigen dan itu berbahaya untuk sel otak," katanya.

Senyawa tersebut, kata Musyafak, juga akan merusak jaringan-jaringan otot di bagian jantung korban.

"Dalam waktu 8-10 menit bisa terjadi gangguan aktivitas otot otot jantung yang dapat menyebabkan bisa kematian," kata dia.

Namun, Musyafak tidak berani mendahului penyidik dengan memastikan reaksi seperti itulah yang juga dialami Mirna setelah menyeruput es kopi Vietnam di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).

"Nanti. Meskipun saya sudah melihat (rekaman kamera keamanan), tim penyidik yang akan menjelaskan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencabut Nyawa Mirna Bernama Hidrogen Sianida

Pencabut Nyawa Mirna Bernama Hidrogen Sianida

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 16:11 WIB

Sedang Prihatin, Keluarga Jessica Belum Tahu Imlek di Mana

Sedang Prihatin, Keluarga Jessica Belum Tahu Imlek di Mana

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 16:03 WIB

Polisi Bantah Tekan Jessica untuk Mengaku Racuni Mirna

Polisi Bantah Tekan Jessica untuk Mengaku Racuni Mirna

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 15:36 WIB

Jessica Sehat-sehat Saja, Dia Baru Saja Dibawakan Nasi Padang

Jessica Sehat-sehat Saja, Dia Baru Saja Dibawakan Nasi Padang

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 15:12 WIB

Ibunda Sedih Lihat Jessica Meringkuk Sendirian di Tahanan

Ibunda Sedih Lihat Jessica Meringkuk Sendirian di Tahanan

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 14:34 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB