Pengungsi Wanita Suriah Dinilai Rentan Alami Pelecehan Seksual

Adhitya Himawan

Rabu, 03 Februari 2016 | 03:15 WIB
Pengungsi Wanita Suriah Dinilai Rentan Alami Pelecehan Seksual
Pengungsi Suriah belanja keperluan Ramadan di Mafraq, Yordania, dengan voucher bantuan. (Reuters/Muhammad Hamed)

Suara.com - Larangan yang diperketat dan menurunnya bantuan internasional menyebabkan pengungsi wanita asal Suriah di Lebanon lebih rentan terhadap eksploitasi, termasuk pelecehan seksual. Pernyataan ini diungkapkan kelompok hak asasi Amnesti Internasional pada Selasa (2/2/2016).

Kondisi ini disampaikan dalam laporan sebelum konferensi donatur utama untuk Suriah di London pada minggu ini. Laporan itu mendesak dukungan finansial yang lebih besar dan lebih banyak kesempatan pemindahlokasian para pengungsi Suriah dari komunitas internasional.

Amnesti mengatakan 70 persen dari lebih dari satu juta orang pengungsi Suriah di Lebanon hidup di bawah garis kemiskinan.

Para pengungsi itu yang telah menerima bantuan menghadapi pemotongan saat dana dari donatur kepada PBB dan terus menurun dari yang dibutuhkan.

Amnesti menyebutkan para pengungsi terutama para wanita menghadapi eksploitasi.

Laporan itu mengatakan banyak di antaranya dibayar dengan upah yang menyedihkan, harus membayar uang sewa yang sangat tinggi dan menghadapi pelecehan seksual dari para atasan mereka bahkan dari aparat polisi.

"Apakah mereka dibayar dengan upah sedikit atau tinggal di rumah yang kotor, bocor dan penuh tikus, kurangnya stabilitas keuangan menyebabkan kesulitan yang besar terhadap para pengungsi wanita dan mendorong mereka yang memiliki kekuasaan untuk memanfaatkan mereka," ujar peneliti gender dari Amnesti, Kathryn Ramsay.

Larangan yang lebih diperketat telah menyebabkan banyak pengungsi tidak mampu untuk memperbarui izin tinggal mereka dan artinya mereka tinggal di Lebanon secara ilegal, membuat mereka enggan melaporkan pelecehan yang mereka alami.

Lebanon telah berjuang untuk mengatasi arus masuk para migran yang sekarang menjadi seperempat dari empat juta jiwa penduduk negaranya, dan pada tahun lalu mulai mempersulit para pengungsi Suriah itu untuk tinggal.

Kelompok hak asasi membenarkan adanya tekanan yang disebabkan oleh krisis pengungsi di Lebanon, namun mendesak pemerintah untuk meringankan larangannya.

"Daripada berkontribusi terhadap iklim ketakutan dan intimidasi, pihak berwenang Lebanon harus segera mengubah kebijakan mereka untuk memastikan para pengungsi wanita terlindungi," ujar Ramsay.

Amnesti juga meminta komunitas internasional untuk berbuat lebih, menyebutkan penurunan bantuan finansial internasional berdampak langsung terhadap eksploitasi yang dirasakan oleh banyak pengungsi.

"Negara-negara terkaya di dunia, seluruhnya perlu untuk berbuat lebih demi meringankan krisis ini," Ramsay mengatakan.

"Begitu pula dengan meningkatkan dukungan kemanusiaan kepada mereka yang berada di Suriah dan para pengungsi di wilayah itu, mereka juga harus membagi tanggung jawab terhadap krisis itu dengan cara memindahkan lebih banyak pengungsi," tambahnya.

Kelompok tersebut mendesak negara-negara yang menghadiri konferensi donatur pada Selasa itu untuk memberikan bantuan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dana PBB terhadap para pengungsi hingga tahun depan.

Lebih dari 260.000 orang tewas di Suriah sejak konflik meletus pada saat demonstrasi anti-pemerintah Maret 2011 silam.

Perang itu telah menyingkirkan lebih dari setengah warga negara Suriah dari tempat tinggalnya, termasuk lebih dari empat juta orang yang melarikan diri ke luar negeri dan menjadi pengungsi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

Penampakan Langit Suriah Mendadak Jadi Merah! Jarak Padang Nol Akibat Fenomena Alam

Penampakan Langit Suriah Mendadak Jadi Merah! Jarak Padang Nol Akibat Fenomena Alam

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Mantan Artis Cilik Raquel Lee Gugat Disney atas Dugaan Pelecehan Seksual di Studio

Mantan Artis Cilik Raquel Lee Gugat Disney atas Dugaan Pelecehan Seksual di Studio

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap

Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:51 WIB

DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad

Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati

Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:17 WIB

Diringkus Polisi! Pemuda 20 Tahun Pelaku Pelecehan di Karawaci Tak Berkutik Usai Videonya Viral

Diringkus Polisi! Pemuda 20 Tahun Pelaku Pelecehan di Karawaci Tak Berkutik Usai Videonya Viral

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:23 WIB

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:44 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×