Ini Hasil Pemeriksaan Novanto Selama Tujuh Jam di Kejagung

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 04 Februari 2016 | 18:07 WIB
Ini Hasil Pemeriksaan Novanto Selama Tujuh Jam di Kejagung
Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto, usai menjalani pemeriksaan untuk pertama kalinya di Kejaksaan Agung RI, Kamis (4/2/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Kejaksaan Agung akan kembali memeriksa bekas Ketua DPR Setya Novanto pekan depan. Novanto diperiksa terkait rekaman pertemuan antara mantan Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha minyak Riza Chalid dalam kasus dugaan pemufakatan jahat.

"Kami siapkan pertanyaan ada 36. Kebetulan baru sampai pertanyaan ke 22 ke penutup, yang bersangkutan minta izin sore ini mau ke NTB, ada rapat DPD, dan kembali hari Minggu atau Senin," ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Arminsyah di gedung Jampidsus, Kejagung, Jakarta, Kamis (4/2/2016).

"Jadi atas kesepakatan tim penyelidik pemeriksaan kami hentikan sementara dan akan kami lanjutkan minggu depan. Mungkin selasa atau Rabu," Arminsyah menambahkan.

Dalam pemeriksaan tadi, Novanto mengakui ada pertemuan dengan Maroef dan Riza di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Tapi, katanya, tidak sengaja.

"Bahwa pertemuan itu dibenarkan ada di Hotel Riltz Carlton mereka bertiga dengan alasan, kebetulan di situ Pak Novanto ada rapat perkawinan anaknya dan kemudian melakukan pertemuan itu benar," kata Arminsyah.

Tapi, Novanto tetap membantah isi rekaman percakapan dengan Maroef soal minta saham PT. Freeport Indonesia dengan mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden.

"Rekaman yang dibahas sebagaimana yang pernah kita dengar di media, Pak Setya Novanto menyangkalnya. Itu kan menyangkal hak dia, kita akan mencari bukti yang lain," tuturnya.

Kejagung, kata Arminsyah, telah meminta keterangan rekaman dari saksi Maroef.

"Kedepan kami berpegang pada keterangan Maroef, dan akurasi suaranya dari ahli. Tapi ini masih akan kita tindak lanjuti," katanya.

Novanto tadi diperiksa selama sekitar tujuh jam, sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.
 
"Yang jelas saya tidak pernah minta saham dan tidak pernah mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden dan semuanya itu tidak benar. Untuk itulah saya jelaskan kepada penyidik saya sudah jelaskan secara sejelas-jelasnya," kata Novanto usai pemeriksaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pernyataan Pertama Novanto Usai Diperiksa Kejagung

Ini Pernyataan Pertama Novanto Usai Diperiksa Kejagung

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 16:23 WIB

Setya Novanto Diperiksa Kejagung

Setya Novanto Diperiksa Kejagung

Foto | Kamis, 04 Februari 2016 | 15:55 WIB

Kejagung Punya 36 Pertanyaan untuk Novanto

Kejagung Punya 36 Pertanyaan untuk Novanto

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 14:54 WIB

Novanto Masih Diperiksa Sampai Siang Ini

Novanto Masih Diperiksa Sampai Siang Ini

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 13:33 WIB

Novanto Diperiksa Kejagung, Ini yang Ditanyakan

Novanto Diperiksa Kejagung, Ini yang Ditanyakan

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 12:26 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:37 WIB

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:34 WIB

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:56 WIB

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:49 WIB

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:45 WIB

Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:34 WIB

Bukan Sekadar Revisi, Pemerintah Sebut Perubahan UU HAM Lebih dari 50 Persen

Bukan Sekadar Revisi, Pemerintah Sebut Perubahan UU HAM Lebih dari 50 Persen

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:28 WIB

Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan

Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:18 WIB

Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta

Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:09 WIB

Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta

Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:03 WIB