Miras Oplosan Tewaskan 24 Orang, Polisi Lakukan Olah TKP

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 08 Februari 2016 | 04:19 WIB
Miras Oplosan Tewaskan 24 Orang, Polisi Lakukan Olah TKP
Ilustrasi miras ilegal dan miras oplosan yang disita polisi. [Antara/Anis Efizudin]

Suara.com - Kepolisian Resor Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu sore, melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah tersangka Sasongko peracik minunam keras oplosan maut yang menewaskan 24 orang.

Olah TKP yang digelar Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman di rumah yang digunakan tersangka untuk meracik minuman keras oplosan di Jalan Adisutjipto, Dusun Ambarrukmo Caturtunggal, Depok, Sleman.

 
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar mengatakan olah TKP ini untuk mencari barang atau bahan-bahan berbahaya yang diduga menjadi penyebab kematian para korban.

"Dalam olah TKP tersebut, kami menemukan obat serangga cair di dalam rumah tersangka," katanya.

Menurut dia, hingga Minggu (7/2) jumlah korban tewas akibat minuman keras oplosan bertambah lagi, dari sebelumnya 21 orang menjadi 24 orang dan masih ada puluhan lainnya yang masih dirawat di rumah sakit seperti RSUP Sardjito dan RS Bethesda.

"Ada laporan korban tewas akibat minuman keras oplosan bertambah lagi dan masih banyak dirawat di rumah sakit," katanya.

Sepuh mengatakan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati dalam mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak jelas cara memproduksinya.

"Apalagi, seperti yang dilakukan tersangka yang meracik miras dengan asal-asalan dan tidak mempertimbangkan dampaknya," katanya.

Sementara itu dalam olah TKP yang dilakukan di rumah tersangka tersebut difokuskan di tempat penyimpanan botol kemasan minuman keras dan lokasi peracikan di dapur sisi belakang yang berdekatan dengan sumur.

Petugas berupaya mengumpulkan sejumlah barang yang diduga sebagai bahan dan alat untuk mengoplos minuman keras, mulai dari perasa buah, air mineral, dan botol air mineral.

Petugas juga mengamankan beberapa benda atau bahan mencurigakan seperti tawas dari dalam kamar yang diduga sebagai penjernih miras setelah dioplos. [Antara]

BACA JUGA: 

Jessica Peragakan Beli Sabun Sebelum Bertemu Hanie dan Mirna

Makanan Ini Bikin Bokong Jadi Seksi

Kesaksian Warga Melihat Pipi Tembem Jamaludin Sebelum Dibunuh

Tak Salat Jum'at, ISIS Sembelih Bocah 14 Tahun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nekat Tenggak Miras Oplosan, Tiga Pemuda Langsung Tewas

Nekat Tenggak Miras Oplosan, Tiga Pemuda Langsung Tewas

News | Senin, 04 Mei 2015 | 01:30 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB