Aktivis LGBT: Media Jangan Buat Berita Provokatif

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 09 Februari 2016 | 15:37 WIB
Aktivis LGBT: Media Jangan Buat Berita Provokatif
Puluhan perwakilan komunitas LGBT diterima oleh Komisioner Komnas HAM Muhammad Nur Khoiron [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Aktivis komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) berharap media tidak memberitakan hal menyudutkan tentang isu LGBT. Media diminta tidak menjadi provokator.

Ketua Umum Arus Pelangi Yuli Rustinawati kecewa atas pemberitaan di media massa belum lama ini. Tepatnya setelah Arus Pelangi dan LSM LGBT Outright Action International menggelar acara pelatihan khusus LGBTI 1-8 Februari 2016 di Hotel Grand Cemara, Gondangdia, Jakarta Pusat kemarin. Acara itu dipaksa bubar kepolisian dari polsek, Menteng pada 3 Februari.

"Saya juga menghimbau teman-teman media melihat isu ini tidak mengeluarkan berita yang sangat provokator," ujarnya usai melaporkan kasus ini ke Komnas HAM, Jalan Latuharhari no 4B, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2016).

"Ya kan mislanya ada berita yang menulis kalau nggak salah 'Acara Gay Dibubarkan' itu kan kemudian menjadi orang berfikir negatif. Padahal acara kita acara seperti berkumpul, belajar," katanya.

"Teman-teman media harus melihat dari dua belah pihak," sambungnya.

Ia juga menyayangkan anggota kepolisian dari Polsek Menteng yang lebih mendengarkan laporan dari ormas radikal FPI yang menuding acara mereka berbau hal negatif.

"Kami terangkan acaranya apa ke polisi. Pihak kepolisian bilang 'untung saja mereka lapor ke kita coba kalau nggak, mereka yang datang ke sini dan kemudian ada kejadian dan digerbek'," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LGBT: Apa pun Kegiatan Kami Pasti Dianggap Salah

LGBT: Apa pun Kegiatan Kami Pasti Dianggap Salah

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 15:07 WIB

Bela Hak LGBT, Komnas HAM Kirim Surat ke Kapolri dan Mendagri

Bela Hak LGBT, Komnas HAM Kirim Surat ke Kapolri dan Mendagri

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 14:33 WIB

Bubarkan Acara Edukasi LGBT, Polsek Menteng Dilaporkan ke Komnas

Bubarkan Acara Edukasi LGBT, Polsek Menteng Dilaporkan ke Komnas

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 14:13 WIB

LGBT Makin Mengkhawatirkan

LGBT Makin Mengkhawatirkan

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 08:57 WIB

NU Surabaya Minta LGBT Tidak Dilegalkan

NU Surabaya Minta LGBT Tidak Dilegalkan

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 13:43 WIB

Begini Strategi PKB Hadapi LGBT

Begini Strategi PKB Hadapi LGBT

News | Sabtu, 06 Februari 2016 | 18:02 WIB

PKB Tolak LGBT tapi Hargai Sebagai WNI

PKB Tolak LGBT tapi Hargai Sebagai WNI

News | Sabtu, 06 Februari 2016 | 17:50 WIB

Menpora: "Bentengi" Anak dari LGBT, Peran Orangtua Harus Aktif

Menpora: "Bentengi" Anak dari LGBT, Peran Orangtua Harus Aktif

News | Sabtu, 06 Februari 2016 | 06:16 WIB

Isu LGBT Jadi Bahasan Partai Politik

Isu LGBT Jadi Bahasan Partai Politik

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 13:29 WIB

Begini Ekspresi Walikota Risma Soal Propaganda "Gay Kids"

Begini Ekspresi Walikota Risma Soal Propaganda "Gay Kids"

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 18:06 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×