Bantuan Pangan Habis, Jutaan Warga Ethiopia Bakal Kelaparan

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2016 | 11:14 WIB
Bantuan Pangan Habis, Jutaan Warga Ethiopia Bakal Kelaparan
Kondisi yang diakibatkan kekeringan panjang di Ethiopia. Kekeringan terburuk dalam 50 tahun terakhir mengakibatkan jutaan warga Ethiopia terancam kelaparan.(Reuters/Tiksa Negeri)

Suara.com - Bantuan pangan darurat bagi 10 juta rakyat Ethiopia yang dilanda musim kering terburuk dalam 50 tahun terakhir, akan habis pada April jika para donor tidak lagi menyediakan dana tambahan pada akhir Februari.

Organisasi kemanusiaan "Save the Children" dalam pernyataannya pada Rabu (10/2/2016) menyebut, hanya ada waktu tiga pekan lagi masyarakat internasional harus menyediakan bantuan pangan darurat senilai 245 juta dolar AS guna mencegah peningkatan kasus-kasus malnutrisi akut yang sangat berbahaya.

"Jika dana darurat ini tidak tiba pada waktunya, pasokan bantuan pangan akan sangat terganggu, kata John Graham, direktur Save the Children setempat dalam pernyataan itu.

Menurut dia, dana bantuan senilai 245 juta dolar sekarang sedang dicari bagi Ethipia untuk tiga bulan dari Mei hingga Juli.

Diperlukan waktu empat bulan untuk membeli bantuan pangan dan mengirimkannya ke Ethiopia melalui pelabuhan di negara tetangganya Djibouti. Jadi jendela untuk bertindak "akan tertutup dengan cepat" kata organisasi itu.

PBB sebelumnya menyebut, fenomena cuaca El Nino telah menyebabkan kekeringan dan banjir di seantero Afrika, menyebabkan 20 juta orang sangat memerlukan bantuan pangan di bagian selatan benua itu dan 14 juta orang di bagian timur.

Jumlah orang yang paling banyak memerlukan bantuan pangan berada di Afrika, negara paling padat kedua di Afrika. Kelaparan, yang dipicu perang dan kemarau, membunuh satu juta orang di Ethiopia pada 1984.

Ekonomi negara itu merupakan salah satu di antara yang paling tumbuh tercepat tetapi banyak orang masih mencari nafkah dari sektor pertanian dalam skala kecil dan menggembala. Kedua jenis mata pencaharian itu sangat bergantung pada musim hujan.

Seruan bantuan dana senilai 1,4 miliar AS oleh pemerintah dan mitra-mitra dari organisasi-organisasi pada 2016 baru mencapai 680 juta dolar, demikian angka-angka PBB menunjukkan.

Lebih 400.000 anak-anak Ethiopia yang berusia di bawah usia lima tahun diprediksi akan menderita kekurangan gizi tahun ini, dan 1,7 juta anak-anak di bawah lima tahun, wanita hamil dan ibu-ibu menyusui akan memerlukan perawatan karena kekurangan gizi moderat.

Program Pangan Dunia (WFP) telah mulai mengimpor pangan dari Berbera di Somaliland untuk mempercepat proses itu. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ironi Tumpukan Sampah Makanan di Negeri yang Kelaparan

Ironi Tumpukan Sampah Makanan di Negeri yang Kelaparan

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:50 WIB

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:44 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:30 WIB

Tayang Paruh Pertama, Varietas The Great Guide 3 Pilih Maroko dan Ethiopia

Tayang Paruh Pertama, Varietas The Great Guide 3 Pilih Maroko dan Ethiopia

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 08:16 WIB

Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan

Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan

News | Senin, 13 April 2026 | 10:32 WIB

Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen

Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:49 WIB

Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan

Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:15 WIB

Panduan Bertahan di Cuaca Ekstrem: Cara Menjaga Kesehatan dan Stok Air Saat Kemarau

Panduan Bertahan di Cuaca Ekstrem: Cara Menjaga Kesehatan dan Stok Air Saat Kemarau

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:39 WIB

Terkini

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB