Dijemput Pemda, Eks Anggota Gafatar Minta Jaminan Keamanan

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 12 Februari 2016 | 05:49 WIB
Dijemput Pemda, Eks Anggota Gafatar Minta Jaminan Keamanan
Sebanyak 712 pengungsi mantan anggota Gafatar tiba di dermaga Kolinlamil TNI AL‎, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (27/1/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pengikut eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Provinsi Kepulauan Riau meminta jaminan keamanan, tempat tinggal dan jatah hidup dari pemerintah.

"Pengikut eks Gafatar minta saya untuk tanda tangan surat perjanjian yang berisi jaminan keamanan, tempat tinggal dan jatah hidup, tetapi saya menolak, karena Gubernur menugaskan saya hanya untuk menjemput mereka," kata Kepala Kesbangpolinmas Kepri Syafri Salisman yang dihubungi di Tanjungpinang, Kamis.

 
Dia mengatakan pemerintah pasti melindungi warganya, termasuk pengikut eks Gafatar. Masyarakat Kepri juga terbuka menerima mereka, dan selama ini tidak pernah ada aksi penolakan.

Masyarakat Kepri cinta damai, dan memiliki kehidupan yang rukun, karena itu pengikut eks Gafatar harus bersikap baik, tidak menebar ajaran yang menyesatkan.

Sementara terkait jatah hidup dan tempat tinggal, dia menegaskan permasalahan itu harus dibicarakan dengan pemerintah daerah melalui Dinas Sosial. "Pasti ada jalan, pemerintah tidak mungkin menelantarkan mereka," ujarnya.

Syafri mengatakan sebanyak 112 orang eks Gafatar yang berada di Jakarta akan dipulangkan ke Kepri pada Jumat (12/2). Mereka didampingi petugas dari pemerintahan.

"Kami menjemput mereka, dan tadi berbincang, memberi nasehat supaya sadar dan kembali berbaur dengan masyarakat dengan memegang dan melaksanakan ajaran agama yang benar," katanya.

Sebagian besar merupakan penduduk Batam, sedangkan yang berasal dari Tanjungpinang hanya 8 orang. Mereka sudah mendapat pembinaan dari pemerintah. Beberapa di antaranya menolak disebut eks Gafatar.

"Ada yang berkeras, menolak disebut eks Gafatar, namun kami sudah memberi pemahaman bahwa pemerintah sudah membubarkan organisasi ini. Sebagian besar menerima kondisi itu," ujarnya.

Sejumlah pengikut eks Gafatar memilih kembali ke Kepri melalui jalur mandiri. Ada juga pengikut eks Gafatar yang dijemput oleh keluarganya dari Jawa Barat dan daerah lainnya.

"Ada surat perjanjian yang di tanda tangani sebelum pihak keluarga menjemput mereka," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendagri Minta Pemuka Agama Bina Eks Pengikut Gafatar

Mendagri Minta Pemuka Agama Bina Eks Pengikut Gafatar

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 22:36 WIB

Tangani Dugaan Penistaan Gafatar, Bareskrim Kirim Tim ke Kalbar

Tangani Dugaan Penistaan Gafatar, Bareskrim Kirim Tim ke Kalbar

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 17:15 WIB

Terkini

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

×