Ungkap Kematian Staf Telkom Jatuh dari Metromini, Polisi Cari HP

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 15 Februari 2016 | 19:32 WIB
Ungkap Kematian Staf Telkom Jatuh dari Metromini, Polisi Cari HP
Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Polisi masih menelusuri keberadaan telepon genggam milik karyawan PT. Telkom Indonesia bernama Bagus Budi Wibowo. Kematian Bagus masih menjadi misteri. Dia meninggal saat turun dari Metromini 640 jurusan Pasar Minggu - Tanah Abang, di seberang Plaza Mandiri, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat.

"Kami sedang mencari tahu keberadaan handphone-nya untuk tahu apakah benar korban jatuh atau didorong setelah dirampok," kata Kepala Satuan Reserse Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Siswo Yuwono Senin (15/2/2016).

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat AKP Bremen Enrico menambahkan polisi akan memanggil keluarga Bagus untuk mendalami apakah sebelum peristiwa itu, Kamis (11/2/2016), Bagus membawa telepon genggam atau tidak.

"Kami tidak tahu apa korban membawa HP atau tidak. Kami baru akan minta keterangan keluarga besok," kata Bremen.

Dari lokasi kejadian, polisi telah mengamankan barang bawaan milik Bagus.

"Tas, laptop, dompet korban sudah kami amankan," kata dia.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan M. Sasih (33), supir Metromini 640, sebagai tersangka. Sebab, dia memberikan keterangan palsu terkait meninggalnya Bagus. Sasih mengarang cerita bahwa Bagus korban meninggal setelah didorong perampok dari dalam Metromini sehingga kepalanya membentur aspal.

Sasih dikenakan Pasal 310 (2) Jo Pasal 124 (1) huruf e UU RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan dia terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

Sementara kernet Metromini bernama Muhamad Endang (35) masih berstatus sebagai saksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karang Cerita Perampokan, Polisi Amankan Awak Metromini 640

Karang Cerita Perampokan, Polisi Amankan Awak Metromini 640

News | Senin, 15 Februari 2016 | 18:12 WIB

Terkini

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

×