Pemerintah Perlu Lakukan Ini Jika Tolak Prostitusi

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 21 Februari 2016 | 13:35 WIB
Pemerintah Perlu Lakukan Ini Jika Tolak Prostitusi
Aksi warga Kalijodo di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (19/2/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sosiolog dari Universitas Indonesia Devie Rahmawati mengatakan pemerintah pusat dan daerah harus secara tegas dan kompak memilih aturan untuk melegalkan prostitusi atau tidak.

"Bila memilih tidak dilegalkan harus disiapkan seperangkat infrastruktur kebijakan makro dan mikro yang tepat," kata Devie saat dihubungi, Minggu (21/2/2016).

Menurut dia pada level makro pemerintah harus memastikan ketersediaan lapangan kerja atau jaminan sosial yang mampu memenuhi kebutuhan standar dasar hidup seperti sandang, pangan, papan dan pendidikan khususnya di kawasan kantong-kantong kemiskinan.

"Hal itu untuk mencegah masyarakat tidak mampu melakukan 'migrasi sosial' ke profesi prostitusi," ujarnya.

Secara mikro diperlukan pendataan yang komprehensif kemudian dibuat profil. Lalu intervensi hingga pembuatan identitas baru agar para pelaku prostitusi bisa terbebas dari stigma dan label negatif serta dapat menata ulang kehidupannya.

Menurut Devie, pendatang di kota perlu dikembalikan kepada pemerintah daerah asal yang memang seharusnya membina mereka. Bila semua diserahkan kepada pemerintah perkotaan yang menjadi daerah tujuan, tentu akan memberatkan.

"Jakarta akan 'kehabisan oksigen' bila harus melayani seluruh permintaan negeri untuk mencicipi kue ekonomi," tuturnya.

Devie mengatakan 196 negara di dunia terbelah terkait penanganan prostitusi. Sebanyak 77 negara memilih melegalkan sedangkan sisanya memberlakukan sistem yang sangat ketat terhadap praktik lokalisasi.

Indonesia, bersama Thailand, termasuk yang tidak melegalkan secara hukum. Namun, pada tataran praktik kemasyarakatan, bisnis prostitusi tersedia untuk melayani publik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usaha Terakhir Pendeta untuk Selamatkan Gereja Kalijodo

Usaha Terakhir Pendeta untuk Selamatkan Gereja Kalijodo

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 13:21 WIB

Dua Cara Tangani Prostitusi ala Eropa dan Amerika

Dua Cara Tangani Prostitusi ala Eropa dan Amerika

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 12:46 WIB

Dulunya Tempat Mencari Jodoh Saat Perayaan Peh Cun

Dulunya Tempat Mencari Jodoh Saat Perayaan Peh Cun

Lifestyle | Minggu, 21 Februari 2016 | 12:43 WIB

Jemaat Berdoa Sambil Menangis Tersedu-sedu di Gereja Kalijodo

Jemaat Berdoa Sambil Menangis Tersedu-sedu di Gereja Kalijodo

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 11:32 WIB

Ibadah Terakhir di Gereja Kalijodo, Jemaat: Kami Sedih Sekali

Ibadah Terakhir di Gereja Kalijodo, Jemaat: Kami Sedih Sekali

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 11:14 WIB

Sekolah Anak-anak Kalijodo Sudah Dijamin Pemerintah

Sekolah Anak-anak Kalijodo Sudah Dijamin Pemerintah

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 11:01 WIB

Kafe Daeng Aziz di Kalijodo Dipasang Garis Polisi

Kafe Daeng Aziz di Kalijodo Dipasang Garis Polisi

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 11:01 WIB

Ahok Ditantang Tak Hanya Berani Gusur Kalijodo

Ahok Ditantang Tak Hanya Berani Gusur Kalijodo

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 02:51 WIB

Kalijodo Digusur, Bagaimana Kelanjutan Sekolah Anak-anak di Sana?

Kalijodo Digusur, Bagaimana Kelanjutan Sekolah Anak-anak di Sana?

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 01:17 WIB

Ditemukan Sajam dan Ratusan Anak Panah, Walikota: Ini Intimidasi

Ditemukan Sajam dan Ratusan Anak Panah, Walikota: Ini Intimidasi

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 00:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×